Breaking News:

Berita Olahraga

Petarung Berkualitas di Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2021 Disiapkan untuk PON 2024

Sebanyak 198 aolet tarung derajat dari 23 Kabupaten/Kota se- Jawa Timur (Jatim) ikut ambil bagian Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2021

Editor: Fatkhul Alami
Dok Pengprov Tarung Derajat Jatim
Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Bambang Haryo (ke tiga dari kiri) saat memantau Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2020 yang berlangsung di GOR Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aktivitas olahraga di Surabaya dan Jawa Timur (Jatim) kembali bergeliat setelah vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19. Ini menyusul digelarnya Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tarung Derajat Jatim 2021.

Bertempat di GOR Universitas Wijaya Kusuma (UWK) Surabaya, Kejurprov Tarung Drajat Jatim 2021 digebar selama dua hari, Selasa - Rabu (21-22/12/2021).

Antusiasme peserta cukup tinggi. Sebanyak 198 aolet tarung derajat dari 23 Kabupaten/Kota se- Jawa Timur (Jatim) ikut ambil bagian Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2021.

Selain atlet dari 23 asal Kabupaten/Kota se-Jatim, Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2021 diikuti Satlak dari Angkatan Laut (AL) dan Polri yang menurunkan kontingen sendiri.

"Kami berterima kasih dengan dukungan TNI dan Polri yang menjadikan olahraga ini (Tarung Derajat) jadi bagian anggotanya," tutur Bambang Haryo, Ketua Umum Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jatim, Bambang Haryo.

Menurut Bambang Haryo, Kejurprov Tarung Drajat Jatim ini merupakan yang pertama kali sekaligus terakhir pada 2021.

"Kita baru bisa menggelar Kejurprov lagi sekarang karena dampak pandemi Covid-19. Mudah-mudahan tahun depan Covid-19 sudah tidak ada dan kita bisa menggelar tiga atau empat kali kejuaraan, " sebut Bambang Haryo dalam rilis tertulis yang diterima Surya.co.id.

Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2021 ini, kata Bambang Haryo cukup penting bagi atlet. Mereka bisa mengukur kemampuan dirinya setelah dua tahun tidak ada kompetisi lantaran pandemi Covdi-19.

Selain, lanjut Bambang Haryo, ajang ini dijadikan sebagai pemanasan bagi petarung-petarung daerah sebelum tampil di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2022 yang bakal berlangsung di Jember dan Lumajang.

Sedangkan untuk Pengprov Tarung Derajat Jatim, event ini dipakai sebagai ajang memantau atlet muda berkualitas untuk masa depan Jatim.

"Para juara di ajang ini akan masuk Puslatcab (Tarung Derajat) di masing-masih daerah untuk dipersiapkan di Porprov. Dari situ nanti kita akan pantau lagi perkembangannya untuk kita siapkan menjadi atlet Jatim di PON 2024 di Aceh dan Sumatera Utara," pungkas Bambang Haryo.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved