Breaking News:

Berita Surabaya

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Selama Masa Libur Natal dan Tahun Baru di Jatim Aman

Pertamina Patra Niaga melakukan proyeksi konsumsi energi serta mempersiapkan layanan yang terbaik menjelang Natal dan Libur Tahun Baru.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
habibur rohman/surya.co.id
Petugas Kios Pertamina Siaga melayani konsumen di Pertashop Rest Area KM 695-A Jombang Jawa Timur, Kamis (23/12/2021). Sebagai persiapan layanan libur Natal dan Tahun Baru (nataru), Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus telah menambah layanan di area tol Trans Jawa berupa Kiosk Modular (Pertashop) dan Kiosk kemasan sebanyak 5 unit yang terletak di Rest Area KM 678B, 695A, 792A, 792 B serta tol Pandaan Rest Area KM 66A. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertamina Patra Niaga di Regional Jatimbalinus melakukan proyeksi konsumsi energi serta mempersiapkan layanan yang terbaik bagi para pelanggan.

Hal ini dilakukan dalam upaya memastikan ketersediaan BBM, LPG dan Avtur dapat tercukupi khususnya di Provinsi Jawa Timur menjelang Hari Raya Natal dan Libur Tahun Baru (Nataru).

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Deny Djukardi, menyampaikan bahwa Pertamina melalui Unit Region Jatimbalinus telah membentuk Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) sejak tanggal 30 November 2021 hingga 10 Januari 2022.

Dengan tugas untuk memastikan ketersediaan energi untuk masyarakat di seluruh Lembaga Penyalur Pertamina (SPBU, Agen LPG, Pangkalan dan lembaga penyalur lainnya) area Jatimbalinus dalam menghadapi momen libur, Natal dan Tahun Baru 2022.

"Kami telah melakukan proyeksi untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi BBM dan LPG serta Avtur atas dasar proyeksi itu kita menambah stok BBM selama masa Satgas tersebut," kata Deny, Kamis (23/12/2021).

Khusus untuk wilayah Jawa Timur kebutuhan BBM selama Satgas diperkirakan meningkat sebesar 1 persen dari kebutuhan normal yaitu 19.085 KL/hari menjadi 19.900 KL tiap harinya.

Sedangkan kebutuhan LPG meningkat sebesar 4 persen dari kebutuhan normal yaitu dari 4.300 Metric Ton (MT) per hari menjadi 4.500 MT di masa satgas.

"Selain itu, konsumsi avtur di Jatimbalinus sebagai bahan bakar pesawat udara pada periode Satgas diperkirakan penyaluran di angka 1.160 KL/hari," jelas Deny.

Jumlah ini sama dengan penyaluran normal harian sebelum satgas yang artinya diprediksi tidak ada kenaikan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved