Berita Mojokerto

Mitigasi Penguatan Lereng, BPBD Tanam 1.400 Bibit Pohon di Desa Dilem Kabupaten Mojokerto

Setidaknya, ada 1.400 bibit pohon mayoritas tanaman produktif yang ditanam di lereng tersebut.

surya.co.id/mohammad romadoni
Mitigasi penguatan lereng dengan penanaman bibit pohon di Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto melakukan mitigasi penguatan lereng dengan penanaman pohon, guna mengantisipasi bencana Banjir dan Tanah Longsor (Bansor) di Desa Dilem, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

Setidaknya, ada 1.400 bibit pohon mayoritas tanaman produktif yang ditanam di lereng tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Djoko Supangkat mengatakan mitigasi penguatan lereng dilakukan penanaman (Reboisasi) di lahan seluas kurang lebih dua hektare.

"Penanaman bibit pohon dilakukan secara dua hari yakni pertama 400 pohon di lereng sebelah utara sekitar 200 meter Balai Desa Dilem dan hari ini penanam 1.000 bibit pohon di lereng bukit Semar," ungkapnya, Rabu (22/12/2021).

Djoko menyebut adapun bibit pohon buah yang ditanam meliputi 500 pohon Sukun, 500 pohon Petai, 100 pohon nangka, 100 pohon durian dan 200 pohon Alpukat.

Baca juga: Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya Ajarkan Masyarakat Kelola Air Bersih

"Kenapa yang ditanam bibit pohon produktif karena sesuai keinginan masyarakat setempat dan Perhutani sehingga dipilih tanaman produktif," jelasnya.

Menurut dia, jarak permukiman yang dihuni sekitar 300 jiwa tersebut cukup jauh dari lereng.

Namun, berkaca dari kejadian Tahun 2017 lalu, Desa Dilem sempat terisolasasi akibat bencana banjir dan tanah longsor sehingga memutus jembatan dan sumber air.

"Mitigasi penguatan lereng diharapkan dapat mengurangi risiko terjadinya bencana Bansor di Desa Dilem," ucap Djoko.

BACA BERITA MOJOKERTO LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved