Kamis, 7 Mei 2026

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

KABAR TERBARU KASUS SUBANG Datang Dari Yoris, Sang Istri Merasa Kebahagiaan Keluarga Terampas

Berikut ini kabar terbaru kasus Subang datang dari Yoris Raja Amanullah, Yanti Jubaedah merasa kebahagiaan keluarganya terampas.

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas TV
Yanti Jubaedah dan suaminya, Yoris Raja Amanullah. Yanti dan Yoris mimpi bertemu mamaya, Tuti Suhartini. Hingga 4 bulan lebih, kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang belum terungkap. 

SURYA.co.id | SUBANG - Berikut ini kabar terbaru kasus Subang datang dari Yoris Raja Amanullah, Yanti Jubaedah merasa kebahagiaan keluarga terampas setelah Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Sudah lebih dari empat bulan, keluarga Yoris ditinggalkan oleh Tuti dan Amalia setelah dibunuh orang tak dikenal di rumahnya sendiri di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang.

Selama rentang waktu itu, Yoris mengaku kerap bermimpi Tuti dan Amalia. Bahkan, anak pertama dari pasangan Yosef Hidayah dan Tuti itu diajak ke sebuah tempat yang indah.

"Setelah itu, Mamah sama Amalia ngomong dan berterima kasih ke saya katanya terima kasih sudah menemani selama ini. Abis itu langsung menghilang, mungkin itu aja sih," katanya.

Sementara, sang istri, Yanti Jubaedah merasakan kebahagiaan suami dan anaknya yang berusia enam tahun terengut setelah pembunuhan ibu dan anak di Subang itu.

"Momen kebersamaan dengan mamah dan Amalia sudah tinggal kenangan aja, semoga pelakunya cepat tertangkap yah, dan pelakunya bisa dihukum mati, dihukum seberat-beratnya, karena pelaku sudah mengambil kebahagian kita semua," katanya.

Baca juga: TERBARU KASUS SUBANG, Yoris dan Danu Diyakini Cuma Korban, Kini Aktif Buat Konten di Youtube-nya

Mimpi diajak jalan-jalan lalu tiba-tiba hilang

Yoris mengatakan, selama lebih dari empat bulan ditinggalkan dua orang tersayang, pernah mimpi keduanya mengajak jalan-jalan ke tempat yang indah.

"Pernah waktu itu mimpi Mamah bilang ke saya minta anter, sama Amalia juga, terus diajak jalan-jalan, tapi jalannya itu tuh beda banget, enak banget indah-lah begitu," ucap Yoris kepada TribunJabar.id, Senin (20/12/2021).

Dalam mimpi tersebut, kata Yoris, ibu serta adiknya menyampaikan pesan. Mereka berterima kasih kepada Yoris.

Namun Yoris tidak mengetahui maksud perkataan ibunya dalam mimpi tersebut. Setelah itu ibunya langsung menghilang.

"Setelah itu, Mamah sama Amalia ngomong dan berterima kasih ke saya katanya terima kasih sudah menemani selama ini. Abis itu langsung menghilang, mungkin itu aja sih," katanya.

Baca juga: UPDATE TERBARU KASUS SUBANG, Kado Ultah Amalia Mustika Ratu, Saksi Danu dan Yoris Diperiksa Lagi?

Hari kebahagiaan Amalia terengut

Sabtu (18/12/2021) kemarin, tepat empat bulan kasus Subang berlalu. Di tanggal 18 Desember seharusnya Amalia Mustika Ratu berulang tahun.

Tanggal 18 Agustus 2021, Amalia menjadi korban perampasan nyawa ibu dan anak di Subang.

Ia ditemukan meninggal dunia bersama sang ibu, Tuti Suhartini (55). Jasad keduanya disimpan oleh pelaku di bagasi mobil Alphard.

Kakak Amalia, Yoris (34), mengatakan, sang adik tidak pernah merepotkan keluarga di saat momen ulang tahun.

"Amalia itu tidak pernah neko-neko orangnya, enggak pernah minta hal-hal yang aneh, apalagi di momen ulang tahun tidak pernah merepotkan," ucap Yoris kepada TribunJabar.id saat dihubungi melalui sambungan seluler, Jumat (17/12/2021).

Namun, Yoris mengatakan pada momen ulang tahun di tahun 2021 ini, Amalia pernah meminta kepada Yoris untuk menghabiskan waktu bersama keluarga di Kota Bandung untuk berlibur.

"Cuman itu aja sih, dia (Amalia) minta jalan-jalan sama Mamah juga ngajak ke Bandung liburan tahun baru juga di salah satu hotel yang ada di Bandung," katanya.

"Sedih kalo misalkan mengingat hal itu, sudah tidak akan bisa terjadi, saya hanya bisa mendoakan saja," katanya.

Yoris juga tak henti berharap polisi bisa segera mengumumkan siapa dalang di balik kasus tersebut.

Secara tak langsung, Yoris meminta kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana untuk segera mengakhiri kasus dengan cara mengumumkan kepada publik siapa pelaku perampasan nyawa ibu dan anak di Subang dalam waktu dekat ini.

"Ya, untuk harapan mah masih cepet terungkap, Pak Kapolda Jabar supaya cepat merilis siapa pelakunya tersangkanya," ucap Yoris kepada TribunJabar.id saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (16/12/2021).

Dengan terungkapnya kasus kematian Tuti Suhartini serta Amalia Mustika Ratu itu, Yoris bersama keluarga lainnya akan merasa tenang dan tidak terlalu berlarut-larut dalam kesedihan.

"Kalo sudah terungkap, kita bersama keluarga tentu senang dan merasa tenang, kasian mamah dan Amalia," katanya.

Kasus kematian Amalia bersama dengan sang ibunda Tuti sudah memasuki hari ke-125. Kasus tersebut masih belum bisa diungkap oleh pihak kepolisian.

Kebahagiaan keluarga terampas

Yanti Jubaedah (25), istri dari Yoris (34) mengutuk pelaku dari kasus perampasan nyawa ibu dan anak yang terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat pada 18 Agustus 2021 lalu.

Menurut Yanti, kebahagian dari suami serta anaknya yang masih berusia enam tahun hilang semenjak Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) yang menjadi korban kekejian dari pelaku.

"Momen bersama dengan mamah sama Amalia masih terus teringat, apalagi anak saya terutama kebahagiannya hilang, banyak momen yang nggak bisa dilupakan," ucap Yanti kepada TribunJabar.id belum lama ini.

Dengan menghilangkan dari nyawa kedua orang tersayangnya tersebut, kata Yanti, apabila pelaku sudah ditangkap pihak kepolisian agar segera diadili dan meminta nyawa dibayar dengan nyawa.

Ketegasan dari Yanti tersebut karena sudah merampas kebahagian dari keluarganya saat ini.

"Momen kebersamaan dengan mamah dan Amalia sudah tinggal kenangan aja, semoga pelakunya cepat tertangkap yah, dan pelakunya bisa dihukum mati, dihukum seberat-beratnya, karena pelaku sudah mengambil kebahagian kita semua," katanya.

Sementara itu, kasus dari perampasan nyawa Tuti serta Amalia di Jalancagak, Subang ini sudah memasuki hari ke-125.

Akan tetapi, kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini masih belum terungkap dalang dibalik semua perbuatan kali ini.

Dapat diketahui, kasus tersebut sudah di tangani oleh Polda Jabar yang pada sebelumnya masih ditangani oleh Polres Subang.

Sejauh ini, 55 saksi sudah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian guna mencari informasi dalam mengungkapkannya.

Kapolda Jabar Irjen Suntana minta doa

Sebelumnya, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana pun mengatakan kasus pembunuhan di Subang tersebut akan segera diumumkan kepada publik pada waktu dekat.

Hal ini dikatakan oleh Kapolda Jabar, Irjen Pol Suntana, saat mengunjungi Subang, Selasa (14/12/2021).

Kapolda meminta masyarakat untuk tetap mendoakan pihak kepolisian agar kasus yang sudah berlangsung selama 120 hari ini cepat terungkap.

"Mohon doa restunya, insya Allah kami sudah mengumpulkan beberapa saksi, ya," ucap Kapolda saat meninjau gerai Vaksinasi Covid-19 di Polres Subang, Selasa (14/12/2021) kemarin.

Saat ditanya wartawan terkait dengan kabar penetapan tersangka dalam kasus perampasan nyawa ini, Kapolda pun dengan tegas menyatakan dalam waktu dekat pihak kepolisian akan segera menyampaikan kepada publik siapa dalang di balik semuanya.

Ia juga menyebut nama-nama tersangka yang memungkinkan jika tersangka lebih dari satu.

"Dalam waktu dekat, sudah mengarah kepada nama-nama tersangka, mohon doanya," ucapnya.

Kasus yang sudah memasuki hari ke-122 ini masih belum terungkap oleh pihak kepolisian.

Polisi masih berusaha keras untuk mengungkap kasus yang sudah menjadi sorotan publik ini.

Kades Jalancagak Mendatangi Mabes Polri

Hingga hari ke 125, kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) belum diungkap.

Sejak kejadian penemuan mayat di Subang pada (18/8/2021) penyidikan kasus Subang masih berlangsung.

Di sisi lain, Kapolda Jabar, Irjen Suntana beberapa waktu lalu mengumumkan kasus Subang akan diungkap ke pubik dalam waktu dekat.

Adapun, update kasus Subang hari ini datang dari Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal.

Ya, Kades Jalan Cagak tersebut mendadak mendatangi Mabes Polri di Jakarta.

Kabar tersebut dibagikan kanal Youtube Fredy Sudaryanto Sport, Senin (20/12/2021).

Dalam keterangan judul disebutkan Pak Kades Jalan Cagak, Indra Zaenal ada di Mabes Polri Jakarta.

Dalam video tersebut, memperlihatkan Kades yang juga saksi kasus Subang tersebut berada di suatu perjalanan.

Ia terlihat merekam keberadaannya yang berada di dalam mobil.

Lalu, Kades Jalan Cagak itu mengatakan bahwa dirinya berada di perjalanan menuju Mabes Polri.

Ia juga berharap perjalananya itu selamat hingga ia sampai tujuan.

“Otw Mabes Polri,”

“Semoga selamat dan sampai tujuan, Aamiin,” ujar Kades Jalan Cagak, Indra Zaenal.

Terlihat mobil yang dinaikinya itu berada di jalan tol.

Sesekali ia juga mengabarkan situasi jalanan menuju Mabes Polri tersebut agak macet.

Seperti diketahui sosok Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zaenal tak luput mendapat sorotan dalam kasus Subang.

Ia merupakan kerabat dari kedua korban Tuti Suhartini sekaligus paman Yoris dan Amalia Mustika Ratu.

Saat kasus Subang mulai disorot, Indra Zaenal turut memberikan kesaksiannya sebagai kepala desa yang saat itu mendapat laporan dari warga ada kejadian penemuan mayat.

Nahasnya, ia mendapati bahwa korban dari kejadian tersebut tak lain adalah kerabatnya sendiri.

Sejak saat itu, ia pun turut memberikan kesaksian dalam proses penyidikan kepolisian.

Ia juga turut mendampingi para saksi termasuk Yoris dan Danu hingga Yosef, suami Tuti.

Adapun terkait dirinya sebagai saksi dalam kasus Subang, sementara ini dari kabar Kades Jalan Cagak datang ke Mabes Polri di Jakarta tersebut belum diketahui tujuannya. (TribunJabar.id)

>>>> Update berita terbaru kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved