Pembunhan Ibu dan Anak di Subang

TERNYATA INI 2 PENYEBAB KASUS SUBANG Belum Terungkap, Kompolnas Bocorkan Saksi-saksi dan CCTV

Sudah 4 bulan lebih, polisi belum mengungkap dalang dan pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, kini Kompolnas pun angkat bicara kasus tragis itu.

Editor: Iksan Fauzi
kolase Tribun Jabar
Irjen Suntana (kiri) mengaku Sudah Kantongi Nama-nama Tersangka Kasus Subang dan Segera Diungkap. Berikut profil dan biodatanya. 

SURYA.co.id | SUBANG – Sudah empat bulan lebih, polisi belum mengungkap dalang dan pelaku pembunuhan ibu dan anak di Subang, kini Kompolnas pun angkat bicara.

Peristiwa tragis itu sebelumnya menimpa korban Tuti Suhartini (55) dan putrinya, Amalia Mustika Ratu yang tinggal di Dusun Ciseuti, Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Pembunuhan di Subang itu pun menyeret suami, anak pertama dan keponakan korban. Mereka adalah Yoseh Hidayah selaku suami Tuti, Yoris Raja Amanullah putra korban Tuti dan Muhammad Ramdanu alias Danu keponakan Tuti.

Ketiga orang tersebut berulangkali diperiksa oleh penyidik kepolisian. Bahkan Yosef dan Danu paling banyak diperiksa.

Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto mengungkap dua penyebab utama belum terungkapnya pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Benny yang sejak awal kasus ini langsung menanyakan ke penyidik dan tim labfor mengungkap, saksi kasus ini sangat minim.

"CCTV sudah dibuka tapi belum bisa mengungkap identitas karena jaraknya agak jauh dan kabur," ungkap Benny Mamoto dikutip dari tayangan Seputar iNews Siang pada Rabu, 15 Desember 2021.

Baca juga: ANAK BUAH JENDERAL DUDUNG Beri Ancaman ke Bahar bin Smith Seusai Beredar Video Ceramah Berisi Hinaan

Selain minimnya saksi, kondisi TKP juga menyulitkan penyidik.

"Ditemukan 50 lebih DNA di TKP," terang Benny.

Mengenai kondisi TKP ini juga pernah dikeluhkan ahli forensik Mabes Polri Dr dr Sumy Hastry Purwanti.

Dr Hastry menerangkan proses identifikasi di kasus Subang ini berbeda dengan kasus lainnya.

Kalau pada kasus biasa tim forensik bisa cepat mengidentifikasi karena ada data pembanding keluarga.

Sementara di kasus pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ini, sudah ada puluhan DNA yang didapat dari lokasi dan sekitarnya.

Hanya saja, puluhan DNA ini perlu dicocokkan dengan properti atau barang bukti lain di tempat kejadian perkara (TKP).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved