Breaking News:

Berita Malang Raya

Wisatawan Tetap Dapat Kunjungi Gunung Bromo Meski Gunung Semeru Berstatus Siaga, Harus Patuhi Prokes

wisata alam Gunung Bromo masih aman untuk dikunjungi wisatawan, termasuk untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: irwan sy
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Ilustrasi - Wisatawan menikmati keindahan Gunung Bromo sebelum pandemi covid-19. 

SURYA.co.id, MALANG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menaikkan status Gunung Semeru dari waspada (Level II) menjadi siaga (Level III).

Hal itu dikarenakan, masih tingginya aktivitas vulkanik di gunung tersebut.

Meski terjadi peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Semeru, wisata alam Gunung Bromo masih aman untuk dikunjungi wisatawan, termasuk untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan, dan Kehumasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Sarif Hidayat.

"Sampai dengan saat ini, belum ada kebijakan ditutupnya Wisata Alam Gunung Bromo alias masih dibuka. Dan perlu diketahui, Wisata Alam Gunung Bromo tidak terdampak erupsi Gunung Semeru," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYA.co.id), Minggu (19/12/2021).

Dirinya menjelaskan, ketentuan terkait penutupan dan pembukaan wisata alam Gunung Bromo masih mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 67 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.

"Tetapi, kami tetap menyampaikan terkait kewaspadaan (aktivitas Gunung Semeru), hati-hati. Tetap gunakan masker dan mengikuti arahan dan petunjuk dari petugas TNBTS," tambahnya.

Dirinya juga menambahkan, berdasarkan rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Api Bromo.

Disarankan dan diimbau bagi pengunjung, agar tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif Gunung Bromo.

"Masyarakat di sekitar kawasan Gunung Bromo, pedagang, wisatawan dan pengelola wisata. Agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba-tiba tanpa didahului oleh gejala vulkanik yang jelas," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved