Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Beri Jaminan Akan Rekonstruksi 502 Rumah Terdampak Puting Beliung di Madiun

Gerak cepat dilakukan Gubernur Khofifah dalam penanganan dan penyaluran bantuan pada korban bencana puting beliung di Kabupaten Madiun.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke daerah terdampak angin puting beliung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, guna menyerahkan bantuan, Jumat (17/12/2021). 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Gerak cepat dilakukan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam penanganan dan penyaluran bantuan pada korban bencana puting beliung di Kabupaten Madiun.

Pagi ini, Jumat (17/12/2021), secara khusus Gubernur Khofifah datang langsung ke daerah terdampak angin puting beliung di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun.

Didampingi Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro, dan jajaran Kepala Dinas terkait di Pemprov Jawa Timur, Gubernur Khofifah menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak serta uang tunai senilai Rp 1 miliar.

Bantuan itu diserahkan di Kantor Kecamatan Wonoasri. Tak hanya uang tunai senilai Rp 1 miliar, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bantuan peralatan serta bahan bangunan kepada Bupati Madiun, dan berupa beras 1000 kg, paket sembako 200 pcs, family kit serta perlengkapan anak.

Selain itu, bantuan yang diberikan juga berupa 50 paket sandang, 60 paket tambah gizi, 60 paket lauk pauk, 10 paket kebersihan, terpal 30 buah, selimut 40 buah, mie instan 50 kardus dan air mineral 30 kardus.

"Begitu kejadian, saya langsung kordinasi dengan Bupati Madiun. Serta kemarin kami juga memerintahkan Plh Sekdaprov Jatim sebagai Kepala BPBD Jatim beserta Kalaksa BPBD dan OPD Jatim terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Perumahan Rakyat, Kepala Bakorwil Madiun dan Dirut RSUD dr Soedono Madiun, untuk mengecek langsung kondisi pasca bencana dan melakukan asessment," kata Khofifah.

Khofifah meminta tim untuk melakukan cek lapangan dan kordinasi dengan Bupati Madiun. Hal itu membuatnya sangat cepat mendapat laporan terhadap kebutuhan semen atau genteng untuk perbaikan rumah dan fasilitas umum (fasum) yang rusak.

"Termasuk warung yang rusak. Pagi ini 4 warung yang terdampak langsung kita bantu agar bisa segera jualan kembali. Kita maksimalkan apa yang bisa kita bangun kemitraan percepatan dari proses rekonstruksi akibat dampak puting beliung di Kabupaten Madiun ini,” kata Gubernur Khofifah.

Nantinya, untuk perbaikan dan penanganan rumah yang terdampak dari bencana puting beliung dipastikan Khofifah akan dikoordinasikan dengan berbagai instansi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Di mana, anggaran perbaikan juga akan berasal dari APBD Pemprov Jatim, APBD Pemkab Madiun, serta Baznas Jatim melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu).

“Prinsipnya bahwa kita semua harus memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan gercep (gerak cepat). Tentu kita harapkan masyarakat tenang, masyarakat tidak panik bahwa kami hadir Pak Bupati langsung di lapangan Pak Kapolres dan Dandim langsung ke lapangan tanda bahwa semuanya akan memberikan perhatian dan perlindungan masyarakat sebaik mungkin,” katanya.

Berdasarkan data update, bencana angin puting beliung ini membuat sebanyak 502 rumah terdampak dan sejumlah fasum juga mengalami kerusakan. Dengan bantuan yang diberikan Pemprov diharapkan akan bisa menjadi modal untuk melakukan perbaikan pasca bencana.

“Mohon gotong royong ini dijaga, luar biasa masyarakat Wonoasri, masyarakat Kabupaten Madiun bergotong-royong saling membantu. Ini merupakan social Capital yang dimiliki Kabupaten Madiun dan ini menjadi penting untuk kita jaga,” katanya.

Seperti diketahui pada Rabu (15/12/2021), pukul 14.00 WIB, telah terjadi angin puting beliung di Kabupaten Madiun. Setidaknya empat kecamatan terdampak, yakni di Kecamatan Jiwan meliputi Desa Teguhan, dan Desa Ngetrep, Kecamatan Madiun menimpa Desa Sirapan, dan Desa Dimong.

Kemudian di Kecamatan Sawahan tepatnya di Jl Raya Sidomulyo, serta Kecamatan Wonoasri yang menimpa empat desa yaitu Desa Sidomulyo, Desa Ngadirejo, Desa Plumpung, dan Desa Jatirejo. Bencana angin puting beliung tersebut menyebabkan ratusan rumah rusak, pohon tumbang dan beberapa warga mengalami luka-luka.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved