Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Wapres Maruf Amin Beri Kepastian Soal Hunian Sementara dan Tetap untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru

Wapres menegaskan adanya kabar baik bahwa terkait masalah hunian pengganti bagi warga terdampak awan panas guguran Semeru telah dipastikan solusinya.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Wapres RI KH Maruf Amin didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Wamen PU PR serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di VIP Room Bandara Juanda, Kamis (16/12/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin dijadwalkan meninjau sejumlah titik terdampak bencana erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis (16/12/2021) ini.

Namun karena situasi Gunung Semeru yang kembali mengeluaskan guguran awan panas sejak dini hari, maka kunjungan Wapres tersebut dibatalkan.

Sebagai gantinya, Wapres Maruf Amin yang juga didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Wamen PU PR serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar rakor dan menyapa secara virtual warga terdampak erupsi Gunung Semeru dari VIP Room Bandara Juanda.

Dalam keterangan pada media usia rakor virtual, Wapres KH Maruf Amin menyampaikan kekecewaannya karena batal menyapa langsung para warga terdampak.

"Seharusnya hari ini saya langsung menuju ke lapangan, ke Lumajang seharusnya. Tapi, karena kemudian (lokasi itu) terkena dampak Semeru, di Pronojiwo dan Candipuro, karena ada lahar panas maka berdasarkan pertimbangan tidak memungkinkan, maka kami menyapa dari sini," kata Wapres.

Lebih lanjut, Maruf Amin menyampaikan, mereka juga sempat melakukan pembahasan terkait apa yang dibutuhkan dalam penanganan lanjutkan dari dampak bencana awan panas guguran Gunung Semeru.

"Menurut informasi, kalau penanganan masalah yang sifatnya sementara seperti konsumsi, kepentingan sehari-hari, itu sudah terpenuhi. Tinggal soal hunian," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Wapres menegaskan adanya kabar baik bahwa terkait masalah hunian pengganti bagi warga terdampak awan panas guguran Semeru telah dipastikan solusinya.

"Terkait tempat tinggal, rencna hunian baik lokasi yang akan ditempati maupun pembngunan hunian sementara dan tetap, kami sampaikan agar bisa menenangkan mereka bahwa penentuan lokasi sudah ditentukan, perencanaaan pembangunan akan segera dilakukan, termasuk hyga jalan dan jembatannya," pungkas Maruf Amin.

Menanggapi itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya pada Wapres dan juga jajaran yang telah memberikan perhatian dan kepastian pada warga terdampak terutama terkait rumah pengganti.

"Terima kasih Bapak Wapres hadir bersama Bu Menteri LHK dan Wamen PUPR membawa harapan kepastian yang menenangkan warga yang sedang mengungsi akibat guguran lahar panas gunung Semeru di Lumajang," tegas Gubernur Khofifah.

Menurutnya, masalah hunian menjadi sesuatu yang terus ditanyakan masyarakat di pengungsian. Mereka semua merasa tidak tenang dan butuh kepastikan segera, karena seluruh harta benda dan rumahnya terpendam akibat awan panas guguran Gunung Semeru.

"Menteri KLHK telah menerbitkan surat keputusan izin penggunaan lahan yang akan digunakan hunian sementara sekaligus hunian tetap dengan format terintegrasi sebagai smart village baik di Candipuro maupun Pronojiwo," tegasnya.

Baca juga: KABAR BAIK, Rumah Pengganti Bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru Segera Dibangun

Dengan begitu, ia memastikan bahwa pengerjaan pembangunan yang dimulai dengan land clearing atau pembersihan lahan bisa segera dilakukan.

"Segala alat berat sudah siap untuk perataan lahan. Sehingga huntara segera dapat dibangun. Mohon doa semoga lancar semua," tegas Khofifah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved