Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Sukseskan Jatim Seger, Dispora Jatim Dirikan Markas Relawan Penggerak Olahraga di 5 Bakorwil

Sinergi dan kolaborasi antar OPD di Jatim dibutuhkan untuk melaksanakan program Jatim Seger yang telah dicanangkan Gubernur Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Istimewa
Kadispora Jatim, Pulung Chausar saat menghadiri Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional dan Gerakan Jatim Seger di Bakorwil Jember, Rabu (15/12/2021). 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa telah menggagas Jatim Seger sejak tahun 2019 lalu. Hingga kini, implementasi program tersebut terus didorong dan dimaksimalkan.

Untuk itu, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim menggandeng Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) di lima wilayah untuk mewujudkan markas Penggerak Olahraga Masyarakat (POM).

Kepala Dispora Jatim, Pulung Chausar mengatakan, sinergi dan kolaborasi antar OPD di Jatim dibutuhkan untuk melaksanakan program Jatim Seger yang telah dicanangkan Gubernur Khofifah.

Karena itu, pihaknya melakukan sinergi dengan Bakorwil di masing-masing wilayah untuk dapat mendukung Jatim Seger dengan memperkuat jejaring kerja relawan POM.

"Kami ingin menjadikan Bakorwil sebagai markas bagi para relawan POM agar koordinasi dan evaluasi bisa dilakukan dengan lebih fokus dan lebih baik," tutur Pulung saat menghadiri Sosialisasi Desain Besar Olahraga Nasional dan Gerakan Jatim Seger di Bakorwil Jember, Rabu (15/12/2021).

Pulung menuturkan, saat ini Dispora dan Bakorwil tengah berupaya menjalin komunikasi dengan para camat di wilayah kerja Bakorwil agar program ini sukses dan kepedulian masyarakat terhadap olahraga semakin meningkat. Sehingga olahraga menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

"Selain Bakorwil, kami juga mengajak Universitas Negeri Surabaya yang memiliki banyak ahli dalam bidang olahraga untuk turun gunung dalam mendorong kecintaan serta kepeduliaan masyarakat terhadap olahraga," lanjut Pulung.

Program Jatim Seger menjadi kebutuhan serius bagi perkembangan olahraga di Jatim. Sebab, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), angka partisipasi olahraga Jatim masih cukup rendah. Rata-ratanya 33,58 persen di bawah rata-rata nasional 35,70 persen.

Kondisi ini mendorong upaya bersama dari semua pihak untuk saling bersinergi dan berkolaborasi, sehingga tidak hanya partisipasi, melainkan juga prestasi olahraga juga dapat terus ditingkatkan.

"Awal bulan ini, tepatnya tanggal 9 Desember ini kami juga sudah melakukan sosialisasi di Bakorwil Madiun untuk ikhtiar serupa. Yakni mendorong realisasi program Ibu Gubernur berupa Jatim Seger," pungkas Pulung.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah menyebutkan, bahwa Jatim Seger merupakan bagian dari nawa bhakti satya yang merupakan sembilan program unggulan yang dibhaktikan Gubernur Khofifah untuk warga masyarakat Jawa Timur.

"Dengan adanya Jatim Seger, maka kami harapkan masyarakat Jatim memahami pentingnya hidup sehat dan menginisiasi olahraga bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan badan yang sehat, maka kualitas hidup akan lebih baik. Terlebih di masa pandemi seperti ini, kesehatan menjadi benteng utama," kata Khofifah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved