Berita Entertainment

Biodata Ovelina Pratiwi yang Bantu Rachel Vennya Kabur Karantina, Ini Status Terbarunya di DPR RI

Berikut biodata Ovelina Pratiwi, staf DPR RI yang bantu Rachel Vennya kabur dari karantina dan dapat uang Rp 40 juta.

Instagram/rachelvennya
Rachel Vennya resmi divonis empat bulan penjara dan denda Rp 50 juta oleh Pengadilan Negeri Tangerang atas kabur dari karantina. 

Menurut laman Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Ovelina adalah lulusan Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi Trisakti program studi D3 Manajemen Transportasi Udara.

Ia lulus dari kampusnya pada 2008 lalu.

Menurut Indra, Ovelina sedang tidak bertugas ketika membantu Rachel kabur.

Indra pun menegaskan apa yang dilakukan Ovelina itu di luar tanggung jawab kedinasan karena bersifat hal pribadi.

Namun, ia saat ini sudah dinonaktifkan sebagai pegawai kontrak Setjen DPR RI.

"Penting saya informasikan jauh sebelumnya yang bersangkutan (Ovelina) sudah kami nonaktifkan," tegas Indra.

Selain dinonatkfikan, Ovelina juga divonis bersalah dan dikenai denda sebesar Rp30 juta.

Kemungkinan Rachel Vennya Dihukum karena Penyuapan

Ada kemungkinan kasus baru yang akan dijeart oleh kepolisian.

Yakni dugaan suap yang dilakukan Rachel Vennya kepada pihak protokoler Bandara Soekarno-Hatta untuk memuluskan langkahnya bebas dari karantina.

Diketahui, dalam persidangan Jumat (10/12/2021) kemarin, Rachel Vennya mengaku memberikan uang Rp 40 juta kepada pihak bandara agar tak dikarantina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, yang akan dilakukan pihaknya dalam waktu dekat yakni mempelajari adanya dugaan tersebut.

"Ya nanti kita ini ya kita pelajari dulu tentunya nanti yang terlibat di situ akan disusut tuntas," kata Zulpan saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/12/2021).

Zulpan menyebut, penyidik akan melakukan pendalaman kembali terkait dengan pernyataan yang keluar dalam persidangan tersebut.

Terlebih kata eks Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan itu, proses persidangan yang dijalani para terdakwa telah diputuskan Majelis hakim.

"Kita lihat dulu nanti dalam keterangan yang disampaikan dalam persidangan gitu. Kan persidangannya udah vonis," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved