Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gelar East Java Tourism Award 2021, Gubernur Khofifah Bertekad Makin Majukan Wisata Halal

Provinsi Jawa Timur menggelar East Java Tourism Award atau Anugerah Wisata Jawa Timur 2021.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri gelaran East Java Tourism Award atau Anugerah Wisata Jawa Timur 2021 di Grand Mercure Hotel, Kota Malang, Sabtu (11/12/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Provinsi Jawa Timur menggelar East Java Tourism Award atau Anugerah Wisata Jawa Timur 2021. Acara berlangsung di Grand Mercure Hotel, Kota Malang, Sabtu (11/12/2021).

Kegiatan Pemprov Jatim melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim ini memberikan apresiasi bagi pelaku pariwisata di berbagai daerah di Jawa Timur.

Pemberian penghargaan disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Turut memberikan hadiah kepada pemenang yakni Plt Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, didampingi Kadisbudpar Jatim Sinarto.

“Salah satu tagline Jatim di tahun 2022 mendatang adalah Optimis Jatim Bangkit,” ujar Gubernur Khofifah dalam sambutannya.

Ia lalu mencurahkan keinginannya untuk memajukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Pasalnya, pokdarwis ke depan harus terus didorong agar bisa memajukan pariwisata dari lokal menjadi global. Sektor pariwisata digadang akan menjadi pengungkit bangkitnya ekonomi Jatim.

”Perlu untuk diketahui bahwa Jepang dan Korea Selatan saat ini sedang mempersiapkan diri untuk menjadi sentra wisata halal dunia dan industri halal dunia, meskipun kita tahu bahwa antara kepercayaan yang mayoritas dianut penduduknya dengan sentra wisata halal tidak saling herus berkesinambungan,” kata Khofifah.

Maka pada tahun 2021 ini, Khofifah menceritakan sudah tiga kali melakukan meeting dengan sentra-sentra industri halal Jepang. Dari pertemuan itu justru kemudian kuliner halal menjadi visi dari Thailand.

“Lalu bagaimana Indonesia dengan penduduk muslim terbanyak, namun kita masih terus melakukan impor produk halal dari luar negeri? Artinya ada potensi luar biasa yang dimiliki oleh Jatim dan itu ada di dalam kalkulasi secara detail oleh Bank Indonesia,” ujarnya.

Oleh karena itu, kepada Pokdarwis dalam waktu dekat ia ingin melakukan pertemuan secara khusus juga bersama kepala BI Jatim supaya seluruh Pokdarwis dapat memahami konteks dari rencana yang sedang digulirkan oleh BI.

Di setiap industri wisata alam maupun buatan kata Khofifah, pasti banyak sektor yang akan bergerak. Kuliner, handycraft, merchandise, transportasi, logistic, akomodasi juga akan ikut bergerak.

Di sisi lain, Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono pada kesempatan itu melaporkan, Penghargaan East Java Tourism Award 2021 juga memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi bagi yang telah berjibaku mengembangkan pariwisata Jatim.

Penghargaan itu diberikan kepada 12 pengelola daya Tarik wisata yang terdiri dari 3 kategori, 4 pemenang daya Tarik wisata alam, 4 pemenang daya Tarik wisata budaya, 4 pemenang daya Tarik wisata buatan. Dan 8 pemenang kategori video profil desa wisata, 8 pemenang film pendek pesoa wisata jatim, 10 penyaji terbaik virtual tour desa wisata festival dewi cemara 2021, 12 penghargaan kepada pelaku usaha industri pariwisata yang terbagi dalam 4 kategori, 5 restoran non bintang, 4 pondok wisata home stay, 2 rumah makan, dan 1 restoran bintang 3.

“Kita juga tadi telah menggelar East Java Fashion Run Away untuk mempromosikan karya busana lokal Jatim. Di mana even menghadirkan hasil karya Embran Nawawi yang menampilkan batik Tulungagung, Tuban, Pamekasan, Probolinggo, Pamekasan dan putri Indonesia Jawa Timur tahun 2022 yang mengenakan batik Kabupaten Trenggalek,” ujar Heru Tjahjono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved