Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2022, Gubernur Khofifah Minta Bupati/Wali Kota Kawal Pencairan Anggaran

Gubernur Khofifah menyerahkan DIPA dan TKDD tahun 2022, kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Negara/Lembaga (K/L) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022, kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur, Kamis (9/12/2021) sore. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gubernur Provinsi Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Negara/Lembaga (K/L) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022, kepada jajaran Forkopimda Jawa Timur, Kamis (9/12/2021) sore.

Penyerahan tersebut dilakukan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, didampingi Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Timur Taukhid.

Adapun, beberapa Perwakilan Satuan Kerja di Provinsi Jatim penerima DIPA antara lain yaitu Kodam V Brawijaya, Polda Jawa Timur, Koarmada II, AAL, BPS Jatim, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII dan UNESA.

Sedangkan, TKDD Tahun 2022 diserahkan kepada Plh Sekretaris Daerah Prov Jatim Heru Tjahjono dan 38 bupati/wali kota di Jatim atau yang mewakili.

Total dana perimbangan berupa TKDD Tahun Anggaran 2022 yang diserahkan sebesar Rp 75,46 triliun lebih. Dengan rincian Rp 11,801 triliun untuk pembiayaan pembangunan Provinsi Jatim, dan Rp 63,162 triliun lebih untuk pembiayaan pembangunan di 38 kabupaten/kota se Jatim.

Sementara, total alokasi DIPA Tahun Anggaran 2022 yang diserahkan sebesar Rp 43,101 triliun lebih. Yang terdiri dari Kantor Pusat sebesar Rp 7,39 triliun lebih, Kantor Daerah sebesar Rp 35,16 triliun lebih, Dekonsentrasi sebesar Rp 183,964 miliar, dan Tugas Pembantuan sebesar Rp 366,116 miliar.

Dalam sambutannya, Khofifah berpesan kepada para bupati/wali kota, lembaga dan instansi vertikal serta Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim yang hadir untuk mengawal proses percepatan pencairan anggaran. Hal ini penting agar anggaran tersebut digunakan untuk menangani Covid-19 serta memberikan dampak pada upaya pemulihan ekonomi bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah menjelaskan tiga poin penting sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada saat penyerahan DIPA pada tanggal 29 November 2021 lalu di Istana Negara, Jakarta.

Poin pertama yaitu, seluruh Pemerintah Daerah agar benar-benar menggunakan alokasi TKDD TA 2022 dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Kedua, percepatan belanja daerah sudah dimulai sejak DIPA dan Alokasi TKDD diberikan. Anggaran belanja segera digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, tidak boleh menumpuk di perbankan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved