Berita Surabaya
Di Bawah Guyuran Hujan, Upacara Lepas Sambut Pangdam V/Brawijaya Tetap Berlangsung
Tongkat kepemimpinan Pangdam V/Brawijaya telah resmi diserahkan dari Letjen TNI Suharyanto kepada Mayjen TNI Nurchahyanto
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Tongkat kepemimpinan Pangdam V/Brawijaya telah resmi diserahkan dari Letjen TNI Suharyanto kepada Mayjen TNI Nurchahyanto, di Lapangan Jenderal Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya, Jumat (10/12/2021) sore.
Dalam kegiatan itu dihadiri Forkopimda Pemprov Jatim beserta sejumlah jajaran perwira tinggi TNI. Meskipun cuaca sedang diguyur hujan, Upacara Apel Bersama tersebut tetap berlangsung dengan lancar.
Kepada awak media, Mayjen TNI Nurchahyanto menyatakan, ini merupakan kebahagiaan lantaran memiliki kebanggaan tersendiri ketika berdinas di Jawa Timur.
"Jawa Timur adalah kampung halaman bagi saya dan sekeluarga. Karena dengan dinas di kampung sendiri, tentu punya kebanggaan bisa membantu bersama-sama membangun Jawa Timur," ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, pada prinsipnya kegiatan maupun anggaran sudah diatur dalam program kerja. Sehingga, Mantan Aster KSAD tersebut melanjutkan yang sudah dirancang oleh pejabat yang lama.
"Sehingga saya lanjutkan dan jalankan program itu. Yang terpenting sekarang adalah kami fokus membantu kepada penanganan bencana, khususnya yang terjadi Lumajang. Jadi hari ini saya serah terima, besok pagi saya ke Lumajang untuk melihat kondisi terkini," terangnya.
Disinggung soal lonjakan kasus Covid 19 menjelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru), Mayjen TNI Nurchahyanto menuturkan, pemerintah pusat sudah menentukan kebijakan terkait antisipasi tersebut. Yang jelas, pihaknya mengikuti ketetapan dari pemerintah.
"Saya sudah tanya kepada beberapa pejabat yang terkait, langkah-langkah apa yang harus dilakukan. Akan saya lihat dan pelajari. Pastinya akan saya sampaikan kepada rekan-rekan wartawan," ucapnya.
Sementara, Letjen TNI Suharyanto mengucapkan terima kasih kepada Keluarga Besar Kodam V/Brawijaya selama menjabat sebagai Pangdam. Baginya, dirinya tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari anggota.
"Semoga tuhan membalasnya berlipat ganda. Forkopimda dan seluruh keluarga besar Jatim ,terima kasih selama dinas 13 bulan, suasana, dukungan dan hubungan dengan masyarakat yang diberikan luar biasa," bebernya
"Ini adalah bagian perjalanan indah. Kami mohon pamit meninggalkan Kodam V/Brawijaya, apabila ada salah atau perbuatan yang kurang berkenan kami mohon maaf sebesar-besarnya," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/letjen-tni-suharyanto-dan-mayjen-tni-nurchahyanto.jpg)