Breaking News:

Press Release

Ajinomoto Buka Seleksi Beasiswa S2 ke Jepang, Ini Syarat-syaratnya

PT Ajinomoto Indonesia membuka kembali seleksi beasiswa Master Program (S2) untuk mahasiswa atau mahasiswi

Foto Istimewa Ajinomoto
PT Ajinomoto Indonesia membuka kembali seleksi beasiswa Master Program (S2) 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Ajinomoto Indonesia membuka kembali seleksi beasiswa Master Program (S2) untuk mahasiswa atau mahasiswi yang ingin melanjutkan kuliahnya di berbagai pilihan Universitas di Jepang.

Program yang digelar melalui Ajinomoto Foundation kali ini kembali memberikan beasiswa program pascasarjana (post-Graduate) untuk tahun ajaran 2023 kepada mahasiswa/i Indonesia untuk melanjutkan studi di 7 pilihan Universitas.

Universitas yang bisa dipilih yaitu University of Tokyo, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, Waseda University, Tokyo Institute of Technology.

"Program ini diberikan sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam mendukung cita-cita para anak bangsa untuk melanjutkan studi di Negeri Sakura demi kemajuan bangsa Indonesia," kata Grant Senjaya, Public Relations Department Manager PT Ajinomoto Indonesia, dalam rilisnya, Kamis (9/12/2021).

PT Ajinomoto Indonesia tiap tahun berkomitmen memberikan beasiswa ini kepada 1 orang mahasiswa atau mahasiswi Indonesia dalam skema Ajinomoto Post-Graduate Scholarship. Dan kali ini memasuki untuk tahun ajaran 2023.

Program yang dilaksanakan sejak tahun 2010 ini merupakan Program Beasiswa Penuh, dengan rincian, tunjangan sejumlah 1.800.000 yen sebagai Research Student (selama 1 tahun), 6.480.000 yen sebagai Master Course Student (selama 2 tahun), tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta tiket pesawat berangkat ke Jepang.

Syaratnya, calon mahasiswa atau mahasiswi harus tertarik melanjutkan studi (Research + Master Program) pada bidang Teknologi Pangan atau Gizi, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50.

Usia maksimal 35 tahun, dan sangat tertarik untuk mempelajari kebudayaan dan bahasa Jepang.

Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang prima, serta punya motivasi yang tinggi untuk terus belajar.

Salah seorang penerima program beasiswa Ajinomoto pada tahun ajaran 2022 adalah Almi Alfarghiani Casbana, 23 tahun, asal Sukabumi, Jawa Barat.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved