Breaking News:

Berita Pamekasan

Terobos Hujan, Bupati Pamekasan Bantu Warga yang Rumahnya Roboh dan Terbakar

Meskipun diguyur hujan, bupati menolak ketika ada yang memasang payung agar dirinya tidak basah.

Foto Istimewa Humas Pemkab Pamekasan
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan bantuan untuk warga Kelurahan Barurambat Kota yang rumahnya terbakar, Senin (6/12/2021). 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam kembali membantu warganya yang tertimpa musibah di tiga lokasi berbeda, Senin (6/12/2021).

Orang nomor satu di bumi Gerbang Salam tersebut mendatangi langsung rumah Rosi (41) warga Kelurahan Barurambat Kota, dan rumah warga yang roboh di Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan.

Terakhir, Bupati Baddrut Tamam mengunjungi rumah Mohammad Arif (70), warga Dusun Muncel, Desa Samatan, Kecamatan Proppo.

Pada kunjungan tersebut, bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Moch. Tarsun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Amin Jabir beserta Sekretaris BPBD, Mohammad Yusuf Wibiseno, Camat, dan Kepala Desa setempat.

Saat bupati melihat langsung kondisi rumah roboh milik warganya di Desa Toronan, Kecamatan Pamekasan, kondisi cuaca tidak mendukung, karena seketika hujan mengguyur daerah setempat.

Namun meskipun diguyur hujan, bupati menolak ketika ada yang memasang payung agar tidak basah.

"Tidak usah, tidak usah," kata bupati sembari menuju tempat yang aman dari guyuran hujan.

Cuaca yang masih mendung dan kondisi alam gerimis, bupati beserta rombongan tetap melanjutkan perjalanannya untuk memberikan bantuan ke lokasi ketiga, tepatnya di Desa Samatan, Kecamatan Proppo.

"Saya minta kepada pak Camat, pak Kepala Dinas, dalam pekan ini suratnya sudah harus jadi, dan pekan depan sudah cair (bantuannya)," tegas bupati.

Pihaknya menginginkan bantuan untuk warganya yang tertimpa musibah segera cair lantaran korban tidak memiliki tempat layak.

Ada warga yang tidur di langgar, tidur di rumah saudaranya, dan kondisi lain yang tidak sesuai dengan keinginan hidupnya.

"Supaya bisa cepat cair, kemudian saya sampaikan terima kasih sedalam-dalamnya kepada pak kepala desa, pak camat atas kerja luar biasa, dan segera memberikan laporan kepada kita," syukurnya.

Bupati murah senyum ini meminta maaf apabila ada keterlambatan kunjungan kepada para korban lantaran terkendala kesibukan lain di luar kota.

"Saya berkomitmen setiap ada musibah, asal laporannya segera masuk, saya akan turun langsung. Mudah-mudahan musibah seperti ini tidak terjadi lagi di Pamekasan. Ayo kita berdoa kepada Allah," ajaknya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved