Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Jadi Tuan Rumah Anugerah Meritokrasi 2021, Jatim Juara 3 Kategori Sangat Baik Penerapan Sistem Merit

Komisi Aparatur Sipil Negara mengapresiasi instansi pemerintahan yang berhasil menerapkan sistem merit di Hotel Westin, Surabaya, Selasa (7/12/2021).

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dan Anugerah Meritokrasi 2021, Selasa (7/12/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jawa Timur menjadi tuan rumah Anugerah Meritokrasi 2021 yang digelar Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengapresiasi instansi pemerintahan yang berhasil menerapkan sistem merit di Hotel Westin, Surabaya, Selasa (7/12/2021) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, Jawa Timur berhasil meraih peringkat ketiga kategori Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dengan penilaian Sangat Baik Dalam Penerapan Sistem Merit dengan nilai 332. Sedang urutan pertama dan kedua, ditempati Pemprov Sulawesi Selatan dan Jawa Tengah yang masing-masing mendapatkan nilai 340,5 dan 335,5.

Sementara untuk kategori Pemerintah Kota, Pemkot Mojokerto, Pemkot Probolinggo, dan Pemkot Malang juga diapresiasi sebagai Pemerintah Kota dengan kategori baik. Masing-masing mendapatkan nilai 288; 271,5; dan 256,5 yang membuat mereka menempati peringkat ke-9, ke-10, dan ke-14.

Sedangkan, anugerah Pemerintah Kabupaten kategori Baik diberikan kepada Pemkab Mojokerto dengan nilai 263 dan Pemkab Malang dengan nilai 261. Masing-masing menempati peringkat ke-19 dan ke-20.

Saat menerima langsung penghargaan Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota kategori Sangat Baik Dalam Penerapan Sistem Merit, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan bahwa penganugerahan ini merupakan pendorong perwujudan komitmen program Jatik yang telah dicanangkan.

"Ini merupakan komitmen dan bagian dari Jatim Amanah. Di mana, kami menjunjung tinggi pengisian the right man on the right place. Nah, ini dilaksanakan dengan pemantauan secara terus-menerus," ujar Wagub yang akrab disapa Emil itu.

Lebih jauh, mantan Bupati Trenggalek itu mengatakan, penempatan pada instansi tidak hanya didasarkan pada tingkat intelektual saja. Tapi juga karakter seseorang.

"Kami pantau kinerjanya, jadi tidak hanya sekedar pintar saja. Kalau cuma jago saat ujian, banyak yang jago. Tapi kami lihat juga integritas dan jam terbangnya," terangnya.

"Pada akhirnya, kami tidak akan melepas begitu saja para pegawai ini. Akan selalu ada proses transparan yang dikendalikan dan diawasi secara ketat," lanjutnya.

Di akhir, Wagub Emil mengungkapkan kebanggaan akan capaian Jawa Timur. Menurutnya, hal ini bisa menjadi suatu motivasi dalam peningkatan mutu pemerintahan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved