Breaking News:

Berita Blitar

Dikira Ambruk Karena Tersandung, Warga Blitar Meninggal Mendadak di Lapangan Sepak Bola

Ternyata, korban ambruk bukan karena sedang bermain sepak bola namun saat memanggul rumput yang dibawa dari tegalan untuk dibawa pulang

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
ilustrasi Kompas.com
lapangan sepak bola 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Tanpa ada pemicu dan penyebab pasti, Supriyo (38), warga Dusun Sumberjo, Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, mendadak ambruk di tengah lapangan sepak bola di desa setempat, Selasa (7/12/2021). Setelah itu, Supriyo tidak bangun sehingga membuat para pedagang makanan di tepi lapangan berlarian untuk memberi pertolongan.

Tetapi setelah diperiksa, Supriyo ternyata sudah meninggal dunia. Kematian Supriyo membuat gempar warga desa itu, karena selama ini korban diketahui bukan pemain sepak bola, bahkan tidak pernah bermain sepak bola.

Ternyata, korban ambruk bukan karena sedang bermain sepak bola namun saat memanggul rumput yang dibawa dari tegalan untuk dibawa pulang. Dan saat berjalan kaki sambil membawa rumput di tepi lapangan sepak bola itu, ia mendadak ambruk dan tak tertolong.

"Kejadiannya seperti itu namun kami belum bisa memastikan penyebab ambruknya korban hingga akhirnya tak tertolong," kata AKP Anik Sri Utariani, Kapolsek Doko, Selasa (7/12/2021).

Menurutnya, kabar kematian korban yang mendadak itu membuat gempar para tetangganya. Sebab seharian korban terlihat sehat dan tidak menunjukkan gelagat aneh apalagi seperti orang sakit.

Malah sejak pagi ia bekerja di sawahnya sendiri dengan ditemani Suwiji (48), tetangganya. Mereka menyiapkan tempat untuk pembenihan padinya. "Setelah seharian bekerja di sawah, sore itu ia pamit ke temannya untuk pulang dulu. Di rumahnya, ia juga sempat makan," paparnya.

Usai makan, korban kembali ke sawahnya untuk mengambil rumput untuk pakan ternaknya. Itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Begitu sampai di sawahnya, ia memarkir sepeda motornya di tepi lapangan itu, lalu korban berjalan kaki untuk mengambil rumput, yang sudah dikumpulkan di tepi sawah oleh Suwiji.

Rumput yang sudah siap dibawa pulang itu, dipanggul korban untuk dibawa ke sepeda motornya, yang ada di lapangan sepak bola itu."Ya mencari rumput itu, temannya dan korban tinggal mengusung saja. Ia bawa ke tepi lapangan," paparnya.

Namun tak disangka, tiba-tiba korban ambruk. Semula Suwiji mengira korban jatuh karena kakinya tersandung sesuatu. Namun karena korban tidak juga bangun, Suwiji langsung lari dan menolongnya.

Bersamaan itu, para penjual berbagai makanan yang mangkal setiap sore di lapangan itu ikut berlarian menolongnya. Namun kematian memang rahasia yang sulit diterka, karena ternyata korban sudah tak terselamatkan.

Sesaat kemudian, kabar kematian korban yang ambruk di lapangan sepak bola itu langsung menggemparkan warga, karena dikira korban sedang bermain sepak bola. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved