Breaking News:

Derita Polwan Bripda Tazkia Nabila, Kapten CPM Azan Sang Ayah Gugur, Kini Dipukuli Anggota TNI

Berikut ini derita anggota Polwan Bripda Tazkia Nabila. Kapten CPM Azan sang ayah gugur tahun 2018 silam dalam kejadian tragis, kini ia dipukuli TNI.

Editor: Tri Mulyono
Kolase Tribun Timur
Anggota Polwan Bripda Tazkia Nabila yang dipukuli oknum anggota TNI. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Kisah hidup anggota Polwan, Bripda Tazkia Nabila, ternyata diwarnai banyak penderitaan.

Polwan yang berdinas di Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah itu menyaksikan ayahnya, Kapten CPM Mochammad Azan Supriadi, gugur dalam kebakaran hebat di rumah dinas pada 2018 silam.

Kini, Bripda Tazkia Nabila, mengalami kejadian pilu, dipukuli oknum anggota TNI saat bertugas.

Berikut ini video kronologi kejadian Bripda Tazkia Nabila dianiaya oknum anggota TNI tersebut.

Seperti diberitakan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa telah memerintahkan seluruh penyidik dan aparat hukum TNI untuk melakukan Proses Hukum kepada oknum-oknum anggota TNI AD yang diduga terlibat dalam tindak pidana.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Prantara Santosa mengatakan hal tersebut menyusul terjadinya dugaan tindak pidana kekerasan antara oknum anggota Yonif Raider 631/Antang Kodam XII/Tanjungpura dengan oknum anggota Sabhara Polda Kalteng di Jalan Cilik Riwut KM 03, Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada Minggu (5/12/2021) pukul 01.00 WIB.

"Sementara itu, para penyidik TNI juga berkoordinasi dengan Polri untuk melakukan proses hukum terhadap oknum anggota Polri yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut," kata Prantara dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Selasa (7/12/2021).

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pemukulan terhadap seorang Polwan Polda Kalteng diduga akibat kesalahpahaman yang dilakukan oknum anggota Batalyon Raider 631 Antang Palangkaraya diproses hukum peradilan militer.

Hal itu diungkapkan, Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) Mayor Infanteri Mahsum Abadi saat menggelar Jumpa Pers di Makorem 102 Panju Panjung di Jalan Imam Bonjol Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/12/2021).

Dalam jumpa pers untuk mengklarifikasi kasus dugaan pemukulan anggota Polwan Polda Kalteng tersebut menghadirkan sejumlah pejabat Polda Kalteng dan Korem 102 Panju Panjung.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved