Breaking News:

Berita Surabaya

BNI dan BI Jatim Dukung Digitalisasi Pasar Rakyat dan Pusat Perbelanjaan Wonokromo dengan SIAP QRIS

Bank BNI Kantor Wilayah 06 Surabaya mendukung Program Nasional Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP QRIS bersama BI Jatim.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
BNI
Pgs Pemimpin Wilayah 06 Surabaya Bank BNI, Roy Wahyu Maulana (ketiga dari kanan), saat hadir dalam peluncuran SIAP QRIS di atrium DTC Wonokromo untuk pasar rakyat Wonokromo dan pusat perbelanjaan DTC yang digelar bersama BI Jatim. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bank BNI Kantor Wilayah 06 Surabaya mendukung Program Nasional Pasar dan Pusat Perbelanjaan SIAP QRIS yang diluncurkan Jumat (3/12/2021) bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur.

Kolaborasi ini terjalin dengan memanfaatkan alat pembayaran digital yaitu Quick Response Indonesia Standard (QRIS) sebagai salah satu inisiatif Indonesia dalam menyongsong ekonomi digital sebagai bentuk less cash society.

"BNI turut mengembangkan layanan keuangan berbasis digital yang dapat memberikan solusi bertransaksi, salah satunya pembayaran berbasis QRIS ini," kata Roy Wahyu Maulana, Pgs Pemimpin Wilayah 06 Surabaya, Minggu (5/12/2021).

Sebelumnya implementasi Pasar SIAP QRIS telah diimplementasikan di Pasar Kapasan Surabaya pada tanggal 12 November 2021, kemudian dilanjutkan di Pasar Wonokromo serta Pusat Perbelanjaan Darmo Trade Center (DTC).

Hadir dalam acara Launching Pilot Project Pasar SIAP QRIS di Pasar Wonokromo Surabaya Kepala Perwakilan BI Jatim, Budi Hanoto, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi dan Pemimpin BNI Cabang Graha Pangeran Surabaya, Rachmat Mudji Widodo.
Roy Wahyu mengatakan, realisasi QRIS BNI Wilayah 06 Surabaya total sebanyak 966 account dari 123 Pasar.

"Terdiri dari 56 Pasar dalam Kota Surabaya dengan jumlah QRIS 873 dan sisanya dari 67 Pasar di luar Kota Surabaya sebanyak 97 QRIS," jelas Roy Wahyu.

Semuanya dilakukan pengaktifan dan secara bertahap terus dilakukan edukasi dan akuisisi oleh BNI melalui BNI Agen46, yang bekerja sama dengan pedagang pasar.

Lebih lanjut, Roy Wahyu menyebutkan, acara launching ini merupakan tindak lanjut penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Pemulihan Ekonomi Jawa Timur melalui Sinergi Jatim Bangkit pada Pertemuan Tahunan yang diselenggarakan pada 24 November 2021 lalu, serta Program Digitalisasi Pasar Rakyat dan Pusat Perbelanjaan yang diinisiasi Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Perbankan.

Meliputi cakupan Penerimaan retribusi pasar & ILP melalui Virtual Account, Transaksi antara Pedagang dan Pembeli menggunakan QRIS dan EDC.

"Serta penerimaan lain-lain dalam hal ini parkir dan infaq mushola melalui QRIS, serta Branchless Banking melalui Agen46," jelas Roy Wahyu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved