Breaking News:

Berita Olahraga

IPSI Jawa Timur Gelar Kejurda Pencak Silat di Jombang untuk Cari Atlet Muda ke PON 2024

Kejurda pencak silat di Jombang diproyeksikan sebagai wadah untuk menyaring bakat atlet-atlet muda ke PON 2024

Editor: Fatkhul Alami
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Ilustrasi: Dua pendekar beradu keterampilan dalam kejuaraan pencak silat Al Khoziny Cup 1 di Sidoarjo. IPSI Jatim menjadwalkan Kejurda pencak silat 2021 di Jombang 

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur mulai lebih cepat mempersiapkan diri menuju PON 2024 di Banda Aceh dan Smatera Utara (Sumut). Caranya mencari bibit altet dengan menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat di Denanyar, Jombang pada 9-13 Desember 2021.

Kejurda pencak silat di Jombang diproyeksikan sebagai wadah untuk menyaring bakat atlet-atlet muda ke PON 2024. Sehingga atlet bisa mengisi slot kosong pemusatan latihan daerah (puslatda) pencak silat yang ada di beberapa kelas dapat segera terisi.

“Walau dengan waktu persiapan yang relatif singkat, tapi alhamdulillah berkat koordinasi dengan seluruh pihak, kejurda yang sudah ditunggu-tunggu oleh teman-teman pengurus kota maupun kabupaten ini siap digelar,” kata Sholahuddin, ketua pelaksana Kejurda Pencak Silat Jatim 2021 dalam rilis tertulisnya yang diterima Surya.co.id.

Menurut Gus Sholah –sapaan akrabnya, kejurda tahun ini menarik dan berbeda dengan event sebelumnya. Sebab menggandeng pondok pesantren untuk menyukseskan acara, baru pertama kali dilakukan oleh IPSI Jatim.

“Tetapi penyelenggaraan kejurda tahun ini ditempatkan di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang. Jadi yang punya gawe ini IPSI Jatim, Pemkab Jombang, dan Ponpes Mambaul Ma’arif. Jangan khawatir, fasilitas di sana serasa di hotel dan tidak kalah,” beber wakil ketua IV IPSI Jatim ini.

Kejurda kali ini, lanjut Gus Sholah, mempertandingkan15 kelas. Sedikitnya, setiap kontingen di 38 kabupatan/kota di Jatim akan mengirimkan 18 orang atlet. Dan sejauh ini, sudah ada 27 kabupaten/kota yang mendaftar.

Sedangkan pertandingan akan digelar selama tiga sesi. Sesi pagi, siang, dan malam. IPSI Jatim merencanakan kejurda tahun ini akan selesai dalam 5 hari.

“Kami berharap partisipasi dari seluruh kontingen. Karena kejurda ini tak akan sukses tanpa keikutsertaan atlet-atlet se-Jawa Timur. Sehingga kami bisa mendapatkan atlet terbaik secara maksimal yang ada di Jawa Timur,” terang Gus Sholah yang juga Ketua IPSI Kabupaten Kediri.

Di samping itu, dia juga memohon restu kepada seluruh elemen masyarakat Jatim, demi kelancaran dan kesuksesan PON 2024. Persiapan yang digaungkan cabang olahraga pencak silat ini, semata-mata untuk meraup medali seperti yang telah ditargetkan KONI Jatim.

“Sudah ada 27 kontingen dari kabupaten maupun kota yang telah mendaftar. Kami berharap yang lain juga segera mendaftarkan diri karena pendaftaran terakhir ditutup 5 Desember pukul 18.00. Harapannya melalui kejurda ini, kami mendapatkan bibit-bibit atlet yang unggul dan berkualitas," pungkas Gus Sholah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved