Berita Situbondo
Berkat Handphone, Dua Nelayan di Situbondo Selamat setelah Perahunya Tenggelam Dihantam Ombak
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin menerangkan, kedua nelayan itu berangkat melaut ke perairan Mimbo sekitar pukul 14.00 WIB.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Dua orang nelayan di Situbondo nyaris tenggelam setelah perahunya terbalik diterjang gelombang dan angin kencang saat melaut, Minggu (5/12/2021)malam.
Beruntung kedua nelayan itu selamat hantaman gelombang, karena menggunakan alat pelampung yang selalu dibawanya melaut. Keduanya nelayan itu adalah Suki (37) dan Adi (37), warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih.
Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Zainul Arifin menerangkan, kedua nelayan itu berangkat melaut ke perairan Mimbo sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di titik yang dituju, mereka langsung melepaskan pancingnya untuk mencari ikan. "Saat baru memancing, mendadak hujan turun yang disertai angin kencang," kata Zainul Arifin.
Akibat kencangnya angin dan terjadi gelombang besar, perahu yang ditumpangi kedua nelayan itu mendadak hilang keseimbangan dan miring, hingga terbalik. "Dua nelayan itu selamat karena menggunakan alat pelampung di badannya, sedangkan perahunya tenggelam," tambah Zainul.
Untungnya, lanjut Zainul, salah seorang nelayan itu berhasil mengeluarkan handphone (HP) dan segera menghubungi keluarganya dan memberitahukan kalau perahunya terbalik di tengah laut dan membutuhkan pertolongan.
"Tahu ada nelayan yang tenggelam, keluarganya dan para nelayan lain langsung menuju lokasi perahu tenggelam," jelasnya.
Selanjutnya, para nelayan melakukan proses evakuasi terhadap korban dan perahunya yang tenggelam ke pinggir pantai. "Korban dan perahu berhasil dibawa penggir pantai pukul 20.00 WIB. Kedua nelayan semuanya selamat," pungkasnya. ***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/perahu-nelayan-situbondo-terbalik-kena-ombak.jpg)