Travel

Seperti Ini Kesiapan Hotel dan Resto Jelang Pemberlakuan PPKM Level 3 saat Nataru

Mengenai tingkat okupansi hotel, Dwi menerangkan, kondisinya sudah lumayan baik. Rata-rata mencapai 45 sampai 50 persen.

Foto Istimewa
Foto Ilustrasi, penyemprotan disinfektan di salah satu kamar tamu di Hotel Jambuluwuk Resort Batu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pada libur Natal dan Tahun Baru, pemerintah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh wilayah.

Hal tersebut bertujuan untuk mencegah lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid 19.

Berkaca pada waktu sebelumnya, kebijakan ini diperkirakan berimbas kepada hotel dan restoran.

Para pengelola tengah menyiapkan antisipasi ditengah geliat perekonomian kedua tempat tersebut kian meningkat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) wilayah Jatim, Dwi Cahyono, menuturkan, pihaknya sudah mempersiapkan jauh jauh hari terhadap konsumen yang sudah memesan kamar untuk perayaan natal dan tahun baru.

"Kami mengimbau tidak ada event besar seperti, kembang api, dan keramaian memang tidak diperkenankan. Tentunya ada kesulitan, orang yang sudah reservasi jauh jauh hari. Kalau mau ditangguhkan bisa, karena kami belum tahu. Kami dapat info awal rencana pemberlakuannya sampai tanggal 2. Tapi ini diundur lagi, jadi tidak bisa memastikan," ujarnya, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Berprestasi dan Tunjukkan Hasil Positif, Dua Cabang Olahraga Ini Gabung KONI Kota Batu

Mengenai tingkat okupansi hotel, Dwi menerangkan, kondisinya sudah lumayan baik. Rata-rata mencapai 45 sampai 50 persen.

Pengelola hotel juga mengungkapkan penangguhan sewa kamar hotel yang dilakukan calon tamu saat tahun baru.

"Prediksi kami akan ada penurunan untuk reservasi kamar," imbuhnya.

Pada prinsipnya, lanjut Dwi, PHRI mendukung upaya pemerintah menangani pandemi Covid 19.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, baik setiap liburan atau selesai liburan terjadi peningkatan kasus.

"Jadi sekarang ini menyiasati staycation. Jadi ditata untuk tahun baru ini, khawatir ada peningkatan kasus covdis-19 lagi. Kami mengimbau prokes," tegasnya.

"Restoran harus melaksanakan scan peduli lindungi. Waktu makan 60 menit juga ditaati. Orang ingin liburan tahun baru ada banyak caranya. Yang khawatir itu mereka belum vaksin atau tertular darimana. Betul betul dipersiapkan," lanjutnya.

PHRI terus melakukan konsolidasi antara pengelola hotel dan restoran Jatim serta memastikan aplikasi peduli lindungi telah terpasang.

"Karyawan yang belum vaksin harus divaksin segera," tandasnya.

BACA BERITA TRAVELING LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved