Rabu, 10 Juni 2026

Berita Surabaya

Pernah Dihantam Krisis Moneter dan Pandemi, Ini Kunci Sukses Wahyu Kuswanda Dirikan Perusahaan

PT Teknindo Geosistem Unggul, sebuah perusahaan kontraktor yang memiliki spesialisasi perbaikan tanah, kini memasuki usia ke 25 tahun.

Tayang:
Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/firman rachmanuddin
Wahyu P Kuswanda, Dirut sekaligus pendiri PT Teknindo Geosistem Unggul (dua dari kiri) saat gelar syukuran HUT ke 25 perusahaan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Teknindo Geosistem Unggul, sebuah perusahaan kontraktor yang memiliki spesialisasi perbaikan tanah, kini memasuki usia ke 25 tahun.

Perusahaan kontraktor yang lahir pada 3 Desember 1996 itu memiliki kisah perjalanan yang panjang, mulai dari krisis ekonomi pada tahun 1998 hingga krisis pendemi Covid-19 di tahun 2020.

Takjubnya, perusahaan ini tetap menunjukkan eksistensinya untuk kontribusi kepada negeri.

Founder PT Teknindo Geosistem Unggul, Ir Wahyu P Kuswanda memaparkan awal mula berdirinya PT Teknindo Geosistem Unggul lahir pada 3 Desember 1996 di Surabaya tepat di usianya yang ke 34 tahun kala itu.

Wahyu mulanya hanya menjadi karyawan persuahaan Techniques GeoSystem Sdn. Bhd., salah satu kontraktor perbaikan tanah asal Malaysia yang sedang mengerjakan Proyek Reklamasi Perumahan Laguna View (sekarang bernama Perumahan Pakuwon City) pada tahun 1995.

Baca juga: Hari Kontrasepsi dan Vasektomi Sedunia 2021, BKKBN Lamongan Gelar Bakti Sosial MKJP MOW

Namun, dikarenakan ada kebijakan pemerintah bagi perusahaan asing harus merangkul perusahaan dalam negeri, membuat ia diberikan kepercayaan untuk membangun perusahaan dengan join operation bersama pihak Techniques GeoSystem Sdn. Bhd.

"Pada saat bekerja di Indonesia, Techniques GeoSystem Sdn. Bhd. karena perusahaan asing harus merangkul perusahaan dalam negeri. Sehingga saat itu saya ditugaskan untuk mewakili perusahaan Indonesia. Hingga akhirnya saya ditawarkan untuk mendirikan perusahaan sendiri dan join operation dengan Techniques GeoSystem Sdn. Bhd," kata Wahyu P Kuswanda.

Wahyu menjelaskan, nama Teknindo Geosistem Unggul sendiri di ambil dari nama Techniques GeoSystem Sdn. Bhd.

Sedangkan kata Unggul ditambahkan Departemen Kehakiman saat itu.

"Pada saat pengajuan, saya memberikan nama PT Teknindo Geosistem. Namun saat itu, nama perusahaan harus mengandung 3 kata, sehingga oleh Departemen Kehakiman ditambahkan kata Unggul. Dan Alhamdulillah unggul beneran sampai saat ini," sambung Wahyu.

Krisis Ekonomi 1997-1998 hingga Pandemi Covid-19.

Pada tahun 1997-1998, Indonesia memasuki fase krisis moneter saat peralihan kekuasaan orde baru menuju reformasi.

Lengsernya Presiden Soeharto berakibat semua proyek kontraktor melambat di Indonesia.

Sehingga sebagian besar perusahaan kontraktor di Indonesia banting setir membangun perusahaan baru.

Termasuk juga perusahaan PT Teknindo Geosistem Unggul, perusahaan yang masih cukup belia berusia 1 tahun itu harus mengalami dampak krisis ekonomi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved