Breaking News:

KKB Papua

Kondisi Terkini Maybrat Pasca Pabrik Kayu PT Bangun Kayu Irian Dibakar, KKB Papua Sebar Video Klaim

Berikut ini kabar tentang kondisi keamanan terkini di Kabupaten Maybrat pascapembakaran base camp pabrik kayu milik PT Bangun Kayu Irian.

Editor: Iksan Fauzi
Istimewa
Suasana kebakaran pabrik kayu PT Bangun Kayu Papua di Maybrat, Papua Barat, Rabu (1/12/2021). Anggota KNPB mengklaim telah membakarnya, ternyata fakta yang diungkap aparat keamanan setempat bukan. 

SURYA.co.id | MAYBRAT - Berikut ini kabar tentang kondisi keamanan terkini di Kabupaten Maybrat pascapembakaran base camp pabrik kayu milik PT Bangun Kayu Irian.

Pembakaran yang terjadi pada Rabu (1/12/2021) itu dilakukan oleh seorang pegawai yang terancam dikeluarkan oleh pihak perusahaan.

Namun, tak lama kemudian, sejumlah anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) berdatangan ke lokasi dan membuat video di depan bangunan yang terbakar.

Dalam video tersbeut, mereka mengklaim telah membakar base camp tersebut. Nyatanya. versi polisi, itu hanya klaim belaka.

Bagaimana kondisi terkini Maybrat? 

Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengungkapkan kondisi keamanan Maybrat saat ini sudah kembali normal pasca aksi pembakaran Base Camp PT Bangun Kayu Irian, di Distrik Kamundan yang terjadi Rabu (1/12/2021).

Masyarakat kini mulai beraktivitas seperti biasanya.

Polda Papua Barat membenarkan kejadian pembakaran perusahaan PT Bangun Kayu Irian, yang berlokasi di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Dalam video pembakaran tersebut, KNPB mengklaim yang melakukan, padahal bukan.
Polda Papua Barat membenarkan kejadian pembakaran perusahaan PT Bangun Kayu Irian, yang berlokasi di Distrik Kamundan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Dalam video pembakaran tersebut, KNPB mengklaim yang melakukan, padahal bukan. (TribunPapuaBarat.com/Safwan Ashari Raharusun)

"Sekarang kondisi Kamtibmas di Maybrat, sudah aman terkendali," kata Bupati Bernard Sagrim.

Bupati Maybrat Bernard Sagrim mengatakan, saat kejadian hari Rabu itu sempat muncul para militan KNPB di lokasi kejadian.

"Memang sempat muncul simbol-simbol yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ujar Bernard kepada sejumlah awak media, Sabtu (4/12/2021).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved