Gunung Semeru Meletus
Kondisi Gunung Semeru Terkini, Mengeluarkan Awan Panas Serta Guguran Lava
Gunung Semeru mengalami 54 kali letusan atau erupsi dengan amplitudo 11-12 mm dengan durasi 85-130 detik.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Terpantau saat ini, Sabtu (4/12/2021), Gunung Semeru menunjukkan aktivitas vulkanik disertai mengeluarkan awan panas guguran. Kepulan asap tebal juga terlihat dari Puncak Jonggring Saloko.
Mengutip laporan dari laman resmi PVMBG https://magma.esdm.go.id memang dalam waktu 24 jam terakhir, Gunung Semeru mengalami 54 kali letusan atau erupsi dengan amplitudo 11-12 mm dengan durasi 85-130 detik.
Sementara itu, menurut pantauan memang peningkatan aktivitas Gunung Semeru sudah terjadi sejak semalam. Beberapa kali guguran lava turun mengarah ke jalur lahar di Desa Curah Kobokan, Kecamatan Pronojiwo.
Beberapa kawasan lereng gunung seperti di Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro terkena hujan abu. Akibatnya, warga dari dua kecamatan itu pun diminta untuk segera mengungsi.
"Sebagai tindakan preventif warga yang tinggal dekat sungai jalur lahar diimbau untuk diungsikan dulu," kata Syafii, Kepala Desa Sumbermujur.
Dalam waktu yang hampir bersamaan, terpantau 2 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 500-800 meter, yang berada di bawah kawah kurang lebih 500 meter.
Baca juga: Hujan Abu Vulkanik Gunung Semeru Terpantau Turun di Perbatasan Kabupaten Malang - Lumajang
Menurut Giri, penduduk di Dusun Kampung Renteng, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, terlihat guguran lava pijar mulai Jumat (3/12/2021) sore, sejak pukul 18.00 WIB. Dengan jarak luncur 1 kilometer lebih, dibarengi beberapa kali suara gemuruh.
"Ya sebenarnya takut mas, takut kayak tahun lalu. Semeru dari tadi malam terlihat jelas, bisa dilihat dengan kasat mata dan beberapa kali terdengar suara gemuruh." ungkap Giri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gunung-semeru-meletus-4122021.jpg)