Breaking News:

Berita Madiun

Wali Kota Madiun Maidi Gelar Operasi Pasar untuk Jaga Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru 2022

Pemkot Madiun berupaya menekan angka inflasi menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: irwan sy
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Wali Kota Madiun, Maidi. 

SURYA.co.id | MADIUN - Pemkot Madiun berupaya menekan angka inflasi menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2022.

Berdasarkan data yang dipaparkan Badan Pusat Statistik (BPS), Kota Madiun mengalami inflasi 0,09 persen pada Oktober 2021. 

Angka tersebut kembali meningkat menjadi 0,22 persen pada November 2021.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Madiun, Maidi, mengatakan adanya deflasi maupun inflasi menandakan bahwa roda perekonomian di Kota Madiun sudah bangkit dari Pandemi Covid-19.

Namun, Maidi tidak ingin inflasi ini berlarut-larut hingga terjadi kenaikan harga komoditas ataupun sampai terjadi kelangkaan barang di pasaran khususnya menjelang Natal dan Tahun Baru

"Selama Nataru Kota Madiun akan menerapkan PPKM Level 3. Saya harap, pembatasan akses ini bisa membantu menstabilkan inflasi pada Desember 2021," kata Maidi, Jumat (3/12/2021).

Menurut Maidi, dengan diterapkannya PPKM level 3 selama Nataru akan membuat mobilisasi masyarakat menjadi sepi sehingga stok sembako justru melimpah.

"Tapi untuk memastikan stok dan harga komoditas aman, nanti dari Bulog akan mengadakan operasi pasar," lanjut Mantan Sekda Kota Madiun ini.

Operasi pasar tersebut akan dipusatkan di sentra-sentra UMKM yang ada di setiap kelurahan di Kota Pendekar.

Lebih lanjut, kepada anggota TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) Maidi meminta untuk terus memantau pergerakan harga di pasaran. 

"Jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok yang tidak terduga, kami bisa segera mengambil langkah strategis untuk menekannya," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved