Breaking News:

Berita Tuban

Ibu di Tuban Histeris Sepulang Shalat Subuh, Ternyata Tubuh Anaknya Menggantung

Perwira pertama itu menjelaskan, ibu korban lalu menyampaikan kepada pihak desa dan diteruskan ke polsek setempat.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Deddy Humana
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Warga desa di Kecamatan Singgahan Tuban mendadak gempar, Jumat (3/12/2021) dini hari, saat seorang perempuan menjerit histeris sepulang shalat Subuh di mushala setempat. Perempuan tersebut ternyata menjerit karena melihat anak lelakinya ditemukan sudah menggantung di kamarnya dengan tali melilit di leher.

Korban berinisial A (43), yang merupakan anak dari si ibu itu diduga mengakhiri hidupnya dengan menjeratkan tali ke lehernya lalu menggantung di langkan jendela kamarnya.

Kapolsek Singgahan, AKP Suharto mengatakan, korban adalah seorang pria ditemukan gantung diri di dalam kamar dengan menggunakan tali warna biru, sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu, ibu korban pulang seusai mengikuti salat Subuh di mushala setempat. Ketika sampai di rumah, ibu korban curiga kondisi kamar anaknya gelap, lalu masuk dan menyalakan lampu kamar rumah.

"Lampu menyala, ibu korban kaget dan berteriak histeris melihat anaknya dalam keadaan tergantung menggunakan tali di kamar," terang Suharto kepada wartawan.

Perwira pertama itu menjelaskan, ibu korban lalu menyampaikan kepada pihak desa dan diteruskan ke polsek setempat.

Setelah itu anggota bersama tim medis dari Puskesmas Singgahan langsung mendatangi lokasi kejadian, untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan visum terhadap korban.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami gangguan Jiwa dan pernah berobat di rumah sakit Jiwa Menur Surabaya.

"Jenazah langsung dimakamkan, pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi. Hasil visum juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," pungkasnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved