Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Terima Ketua Dekranasda Kaltara, Arumi Bachsin: 90% KUKM Jatim Digerakkan Wanita

Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin mengatakan, UKM merupakan backbone perekonomian di Jawa Timur.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak menerima kunjungan Ketua Dekranasda Kalimantan Utara, Rachmawati Zainal di Ruang Aria Wiriaatmadja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/12/2021). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak menerima secara langsung kunjungan Ketua Dekranasda Kalimantan Utara (Kaltara) Rachmawati Zainal di Ruang Aria Wiriaatmadja Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (2/12/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Harian Dekranasda Kaltara Arsanah, Plt Kepala Dinas Perindangkop dan UMKM Kaltara Hasriani, Kabid Pembiayaan Dinas KUKM Provinsi Jawa Timur Dian Okta Yosintha serta 40 anggota Dekranasda Kaltara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dekranasda Jatim yang akrab disapa Arumi tersebut mengatakan, UKM merupakan backbone perekonomian di Jawa Timur. Mengingat, Jatim memiliki 9,7 juta unit UKM yang 90% di antaranya digerakkan oleh wanita.

"Jadi UKM ini menyumbangkan 60 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kami. Kalau UKM Jatim goyah, perekonomian provinsi juga pasti goyah. Karena UKM ini berpengaruh besar pada skala mikro maupun makro kami," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Arumi, Jatim senantiasa selalu mengupayakan peningkatan mutu dan kuantitas UKM di Jatim. Di mana, banyak program yang dicanangkan dan telah terlaksana selama masa kepemimpinannya menjadi Ketua Dekranasda Jatim.

"Dekranasda punya program Klinik UKM yang disupport pemerintah provinsi. Ini adalah salah satu program yang gencar kami jalankan sekarang. Di mana kami berusaha untuk one stop service, untuk para pengusaha baik yang pemula maupun yang masih butuh bimbingan," jelasnya.

"Jadi di Klinik UKM ini akan ada pengarahan dan bimbingan terkait apa yang harus dipenuhi oleh pelaku UKM. Di sini ada perwakilan dari berbagai dinas dan instansi, sehingga dari ijin dan lainnya cukup di satu tempat saja. Ditambah, fasilitas ini 100 persen gratis. Ini cukup berhasil untuk menstimulasi para penguasa untuk bertahan ataupun membuka bisnis yang baru," tambahnya.

Meskipun begitu, istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak itu mengakui, bahwa sebagai salah satu provinsi terbesar kedua di Indonesia, Jatim memiliki tantangan tersendiri dalam manajemen UKM.

"Tantangan di sini adalah kuantitasnya. Karena makin banyak orang, makin banyak yang harus diatur dan semakin sulit menyatukan pendapat. Tapi meskipun begitu, kami selalu berusaha mengambil hikmah, sebab SDM yang banyak bisa dijadikan jalan untuk memajukan perekonomian," tuturnya.

Selain itu, untuk mengatasi permasalahan yang ada, pihaknya senantiasa bekerja sama dengan dinas terkait dan pemerintah provinsi. Pasalnya, program Dekranasda tidak akan berjalan baik tanpa support dari pemprov.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved