Breaking News:

Berita Tulungagung

Hitungan BPKP, Kerugian Dugaan Korupsi di PDAM Tulungagung Sebesar Rp 478 Juta

Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Jawa Timur telah selesai menghitung kerugian dugaan korupsi di PDAM Tirta Cahaya Agung Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Kantor PDAM Tirta Cahaya Agung Tulungagung 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur telah selesai menghitung kerugian dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Cahaya Agung Tulungagung.

Hasil penghitungan BPKP, ada potensi kerugian keuangan negara sebesar Rp 478 juta lebih.

Jumlah ini lebih kecil dari perkiraan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung yang menangani perkara ini, sebesar Rp 1 milir lebih.

Menurut Kasi Intelejen Kejari Tulungagung, Agung Tri Radityo, perbedaan ini wajar karena Kejaksaan bukan ahlinya menafsir kerugian.

"Sudut pandangnya memang beda. Apa yang dibelanjakan dan realitas di lapangan, BPKP menyatakan Rp 478 juta," terang Agung, Kamis (2/12/2021).

Hasil audit dari BPKP inilah yang akan digunakan untuk melakukan penuntutan.

Sebelumnya penyidik Kejari Tulungagung telah menetapkan H (61), mantan direktur PDAM Cahaya Tirta Agung sebagai tersangka.

H diduga telah merekayasa proyek sambungan pipa untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dari tahun 2016 hingga 2018.

"Tersangka tidak dilakukan penahanan. Karena berdasar petimbangan subyektif, yang bersangkutan kooperatif selama pemeriksaan," sambung Agung.

Sebelumnya penyidik telah melimpahkan berkas perkara ini.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved