Breaking News:

Berita Gresik

Apresiasi Prestasi di PON Papua, Petrokimia Gresik Siap Kirim Pesenam ke Tingkat Asia

Persani Jatim mengirimkan 12 atlet baik putra dan putri. Dan berhasil memperoleh 3 emas, 9 perak, serta 4 perunggu.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
istimewa
Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo (dua dari kanan) menyerahkan hadiah kepada atlet yang berprestasi di PON ke XX Papua, Kamis (2/12/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Petrokimia Gresik selaku Pembina Persatuan Senam Indonesia (Persani) Jawa Timur (Jatim) memberikan penghargaan kepada atlet senam Jatim yang berprestasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua, Kamis (2/12/2021).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo di Gresik. Diharapkan penghargaan itu menjadi penyemangat agar para atlet bisa meraih prestasi lebih tinggi di tingkat Asia.

Dwi Satriyo mengatakan, dalam PON XX, Persani Jatim mengirimkan 12 atlet baik putra dan putri. Dan berhasil memperoleh 3 emas, 9 perak, serta 4 perunggu.

Adapun atlet peraih emas antara lain Dwi Samsul Arifin di nomor Ring, Agus Adi Prayoko di nomor Meja Lompat dan Jelena Sandra Syaidina pada Balok Keseimbangan.

Dwi Satriyo mengatakan, prestasi yang diperoleh cabor senam ini selain membanggakan Provinsi Jatim, juga menjadi kebanggaan Petrokimia Gresik selaku Pembina Persani.

“Kami berharap capaian ini bisa menjadi semangat, tidak hanya bagi para atlet, tetapi juga seluruh pihak yang terlibat untuk bersama-sama membangun ekosistem yang mendukung peningkatan prestasi anak bangsa,” kata Dwi Satriyo.

Lebih lanjut Dwi Satriyo menambahkan, Petrokimia Gresik berkomitmen melanjutkan pembinaan dan terus mendorong peningkatan prestasi para atlet. Salah satunya melalui penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai sebagai penunjang prestasi.

“Tentunya peningkatan sarana penunjang juga harus dibarengi peningkatan kemampuan para atlet, salah satunya dengan memperbanyak jam terbang,” imbuhnya.

Selain itu, Dwi Satriyo menambahkan bahwa kaderisasi atlet juga penting untuk menjamin regenerasi atlet dan keberkelanjutan tim dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian prestasi. “Semoga upaya bersama ini dapat membuahkan prestasi yang lebih baik,” katanya.

Sementara Manager Tim Senam Jawa Timur, Adityo Wibowo mengatakan, capaian emas dalam PON XX memang belum memenuhi target. Di mana, target awalnya adalah lima emas. Hal ini terjadi karena beberapa kendala, di antaranya atlet cedera hingga mepetnya waktu persiapan akibat pandemi Covid-19.

“Untuk itu, kami akan terus meningkatkan jam terbang atlet dengan memperbanyak uji coba untuk peningkatan prestasi di ajang-ajang berikutnya. Hal ini sejalan dengan arahan Direktur Utama Petrokimia Gresik,” ujar Adityo.

Dan uji coba yang akan dijalani para atlet adalah level Asia. Dalam waktu dekat, Persani Jatim akan mengadakan uji coba dengan tim senam China dan Korea, untuk persiapan PON XXI tahun 2024.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Petrokimia Gresik kepada Persani. Dukungan ini akan menjadi motivasi besar bagi para atlet untuk terus berprestasi, baik mewakili Petrokimia Gresik, maupun Jawa Timur. Mudah-mudahan bisa mewakili Indonesia ke depan,” katanya. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved