Breaking News:

Berita Probolinggo

Raperda APBD Kota Probolinggo 2022 Akhirnya Disahkan, Tertunda 3 Jam Akibat Tak Memenuhi Kuorum

Hasil sidang, DPRD dan Pemkot Probolinggo mengesahkan Raperda APBD 2022 menjadi Perda. APBD 2022 Kota Probolinggo mencapai Rp 1,79 triliun.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Danedra Kusumawardana
Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin dan Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib mengesahkan Raperda APBD 2022, Rabu (1/12/2021) dini hari. 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kota Probolinggo tahun anggaran 2022 akhirnya disahkan, usai kuota forum (kuorum) memenuhi jumlah minimum anggota dewan yang hadir.

Sidang paripurna pengesahan Raperda APBD 2022 tersebut semestinya berlangsung pada pukul 19.00 WIB, Selasa (30/11/2021), bertempat di ruang rapat utama DPRD Kota Probolinggo.

Namun karena kuorum tak terpenuhi, walhasil sidang paripurna ditunda sementara pada pukul 21.00 WIB. Kala itu, jumlah anggota dewan yang hadir hanya 13 orang dari total 30 orang.

Untuk menghilangkan rasa lelah dan bosan menunggu anggota dewan lain datang, jajaran eksekutif berbincang hingga makan bakso keliling bersama di halaman kantor dewan.

Setelah tiga jam berselang atau sekitar pukul 23.50 WIB, barulah sejumlah anggota dewan lain datang. Mereka dari Fraksi Gerindra, PPP dan Demokrat-PKS. Sehingga ada 20 anggota dewan yang hadir dalam sidang paripurna.

Sesuai tata tertib DPRD Kota Probolinggo, jumlah tersebut sudah memenuhi kuorum. Sidang paripurna pun dapat dilangsungkan sekitar pukul 00.00 WIB.

Hasil sidang, DPRD dan Pemkot Probolinggo mengesahkan Raperda APBD 2022 menjadi Perda. APBD 2022 Kota Probolinggo mencapai Rp 1,79 triliun.

Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, sidang paripurna sempat ditunda sementara karena kuorum anggota dewan yang hadir tak terpenuhi.

Sidang paripurna dilanjutkan usai anggota dewan dari lima fraksi, yakni PKB, PDIP, PPP, Gerindra dan Demokrat-PKS hadir dengan jumlah total 20 orang.

"Saya bersyukur sidang paripurna berjalan lancar, APBD 2022 sudah didok. Kami akan menyampaikan hasil pembahasan ke Pemerintah Provinsi Jatim untuk dievaluasi," katanya, Rabu (1/12/2021).

Sementara Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib menjelaskan, sebetulnya tidak ada kendala berarti dalam proses sidang paripurna.

Akan tetapi, hanya ada sedikit miskomunikasi sehingga ada anggota dewan tidak hadir dalam sidang paripurna. Anggota dewan yang tak hadir dari fraksi Nasdem dan Golkar.

"Prinsipnya sudah disahkan dan disetujui (Raperda APBD) oleh lima fraksi. Dua fraksi belum menyerahkan pendapatnya," pungkas Mujib.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved