Breaking News:

Berita Lumajang

Jelang Pilkades Serentak, 11 Desa di Lumajang Berikut Ini Rawan Konflik

Iklim persaingan politik calon kepala desa mulai terasa menjelang pemilihan serentak pada 2 Desember 2021 mendatang

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Rudy Hartono
surya/toni hermawan
Setiawan, Kepala Bidang Kajian Masalah Strategis Bakesbangpol Lumajang, saat menunjukkan foto para calon kades di Lumajang yang akan mengikuti kontestasi politik tingkat desa pada Pilkades serentak 2 Desember 2021. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Iklim persaingan politik calon kepala desa mulai terasa menjelang pemilihan serentak pada 2 Desember 2021 mendatang.

Kepala Bidang Kajian Masalah Strategis Bakesbangpol Lumajang, Setiawan menyebut, ada sebelas dari 32 desa di Kabupaten Lumajang, masuk dalam kategori rawan keamanan akibat persaingan para calon kades.

Menurut hasil pemetaannya sebelas desa yang rawan yakni di Desa Curah Petung, Desa Jatisari yang terletak di Kecamatan Kedungjajang. Lalu Desa Sawaran Lor, Desa Ranulogong, Desa Kalidilem yang berada di Kecamatan Klakah. Kemudian Desa Banyu Putih Kidul di Kecamatan Jatitoroto.

Adapun lainnya yaitu Desa Kalipepe di Kecamatan Yosowilangun. Desa Kebonsari di Kecamatan Sumbersuko. Desa Sumberwuluh di Kecamatan Candipuro. Desa Mojo di Kecamatan Padang. Terakhir Desa Kenongo terletak di Kecamatan Gucialit.

"Rawan karena ada incumben yang ikut naik, kondisi wilayah daerah Utara geografis, dan rawan money politik, ancaman, maupun perlakuan tidak mengenakan," ujarnya.

Setiawan mengatakan, hasil pemetaan tersebut disimpulkan setelah pihaknya telah melakukan profiling sejak tiga bulan sebelum para calon mendaftar. Meski demikian, ia belum mau merinci desa mana yang berpotensi memunculkan konflik.

Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno mengatakan, sejak beberapa hari lalu pihak kepolisian terus melakukan pendekatan ke desa-desa yang dinilai rawan. Tujuannya, agar potensi kerawanan akibat persaingan Pilkades bisa lebih mencair.

"Ada beberapa petugas di polsek-polsek keliling setiap malam untuk menjaga keamanan. Karena memang suasana Pilkades harus kondusif," ujarnya.

Selain melakukan pendekatan persuasif, mulai besok (1/12), pihaknya juga akan menyebar 962 personil ke 32 desa yang menyelenggarakan Pilkades. Ratusan personel itu akan disebar 320 tempat pemungutan suara.

"Skenario penjagaannya satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerah yang sangat rawan akan disiagakan 3 personel. Di daerah yang masuk kategori sedang 2 personel, aman 1 orang," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved