Breaking News:

Beirita Gresik

Bupati Gresik Tekankan Inovasi Kearsipan Menuju Digital

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan agar OPD berinovasi memaksimalkan digitalisasi. Termasuk inovasi kearsipan menuju digital.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Rudy Hartono
surya/willy abraham
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (tengah) saat memimpin rapat di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Selasa (30/11/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan agar OPD berinovasi memaksimalkan digitalisasi. Termasuk inovasi kearsipan menuju digital.

Hal ini disampaikan saat memimpin rapat di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, menggelar kegiatan Penyerahan Laporan Audit Kearsipan Internal Kepada OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2021.

Bupati Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani, didampingi oleh Asisten Administrasi Umum, Abu Hasan, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik, Ninik Asrukin, dalam kesempatan tersebut memberikan penghargaan kepada tiga OPD yang meraih nilai terbaik dalam hasil laporan audit kearsipan.

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Hukum, Abu Hasan, acara penyerahan laporan audit Kearsipan diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan dan mendorong perangkat daerah untuk menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada perangkat daerah yang telah melaksanakan tertib arsip di unit kerja masinh masing.

Bupati Gus Yani, menyampaikan bahwa pengarsipan merupakan hal yang sangat penting namun sering dianggap sepele.

"Laporan kearsipan menjadi kewajiban kita karena di masing-masing dinas harus memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan," ujarnya, Selasa (30/11/2021).

Lebih lanjut, Bupati Yani menyampaikan apresiasi kepada OPD yang meraih nilai terbaik, ia berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi OPD lain dalam melakukan arsip yang baik. Bupati Yani juga berharap agar kearsipan terus berinovasi utamanya di era digital, kearsipan harus berinovasi menggunakan teknologi yang maju.

"Saya berharap agar kedepannya arsip terus berinovasi di era digital saat ini, kalau kita tidak beradaptasi dengan era digital ini kita akan tertinggal," lanjut Bupati Yani

Sebelumnya kegiatan kearsipan di Kabupaten Gresik telah dilakukan pengawasan kearsipan eksternal yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten Gresik, dengan perolehan nilai keseluruhan pada tahun 2020 adalah 75,62 dengan predikat sangat baik.

Pelaksanaan audit pengawasan kearsipan internal yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik meliputi pengawasan kearsipan terhadap 8 perangkat daerah dengan aspek penilaian antara lain, Pengelolaan Arsip Dinamis yang terdiri dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip, serta Sumber Daya Kearsipan yang terdiri dari sumber daya manusia kearsipan dan sarana prasarana kearsipan.

Dinas Tenaga Kerja meraih nilai 68,00 hasil pengawasan kearsipan internal terhadap Perangkat Daerah Kabupaten Gresik tahun 2021. Disusil Dinas Komunikasi dan Informatika 64,00.

Kemudian Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah 63,00.

Badan Kepegawaian Daerah 62, 50 lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah 51,50.

Sekretariat DPRD dengan nilai 51,00, disusul Dinas Pertanahan dengan nilai 50,50 dan Dinas Sosial di posisi buncit dengan 48,00.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved