Breaking News:

Berita Surabaya

Babak Baru Kasus Penipuan Oknum ASN Pemkot Surabaya, Polisi Sudah Periksa Tujuh Saksi

Satreskrim Polrestabes Surabaya kini meningkatkan status perkara penipuan oknum ASN pemerintah Kota Surabaya berinisial TR, menjadi sidik.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Firman Rachmanudin
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya kini meningkatkan status perkara penipuan oknum ASN pemerintah Kota Surabaya berinisial TR, menjadi sidik.

Peningkatan status tersebut dikonfirmasi Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Mirzal Maulana.

Peningkatan status itu dilakukan, setelah penyidik memastikan dua alat bukti yang cukup untuk menemukan tindak pidana yang dilakukan oleh TR.

"Setelah hasil gelar perkara awal diduga ada peristiwa itu (penipuan), supaya memenuhi rasa keadilan, kami naikkan sidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi," kata Mirzal, Rabu (1/12/2021).

Mirzal mengaku, sudah ada tujuh saksi yang diperiksa dalam perkara tersebut.

Namun, ia tidak merinci siapa saja yang diperiksa berkaitan dengan perkara tersebut.

"Ada total tujuh orang saksi yang sudah kami periksa. Saat ini penyidik masih terus mengumpulkan keterangan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, eorang oknum ASN di lingkungan Pemkot Surabaya melakukan dugaan penipuan terhadap sembilan orang korban.

Mereka dimintai sejumlah uang yang nilainya mencapai Rp 1,3 miliar untuk dapat menjadi ASN dengan modus mutasi dari ASN di Kota Jakarta.

Bahkan untuk memuluskan aksinya, TR mencatut nama kepala Badan Kepegawaian Daerah dan salah seorang pegawai di lingkungan Kemedagri Pusat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved