Breaking News:

Berita Kota Kediri

Umumkan Juara Masjid Bersih Kota Kediri, Mas Abu Minta Generasi Muda Dirangkul dalam Syiar Islam

Diharapkan kegiatan ini bisa berlanjut dan memberikan motivasi untuk masjid-masjid serta mushala untuk lebih baik

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Deddy Humana
surya/didik mashudi
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar (dua dari kanan) menyerahkan hadiah pemenang lomba Masjid Bersih Kota Kediri tahun 2021. 

SURYA.CO.ID, KOTA KEDIRI - Setelah dilakukan penilaian, tim juri memutuskan juara 1 lomba Masjid Bersih tahun 2021 diraih Masjid Al-Khalid di Kelurahan Semampir. Masjid Al Khalid yang baru dibangun 3 tahun silam memiliki arsitektur unik, bentuk perpaduan arsitektur Jawa dan modern dengan penataan dan perawatan yang bersih.

Sedangkan juara II diraih Masjid At-Taqwa di Kelurahan Pakunden dan juara III diraih Masjid Nur Hikmah di Kelurahan Dermo. Sementara juara harapan I diraih Masjid HM Wijadi Kelurahan Dandangan, harapan II diraih Masjid Al-Hidayah Kelurahan Tosaren, dan harapan III diraih Masjid An-Nur Kelurahan Tamanan.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur, KH Muhammad Roziqi memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Lomba Masjid Bersih se-Kota Kediri itu. Menurut Roziqi, lomba ini terselenggara berkat kerja sama yang baik antara Pemkot Kediri bersama DMI Kota Kediri.

“Alhamdulillah Bapak Wali Kota Kediri sangat memperhatikan DMI Kota Kediri. Berkat perhatian Bapak Wali Kota, lomba ini dapat terselenggara dengan baik. Lomba ini sangat memperhatikan masjid,” ujar Rozoqo.

Sementara Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menyerahkan hadiah kepada enam pemenang Masjid Bersih Tahun 2021 di Grand Surya Hotel. Hadiah yang diberikan berupa plakat dan uang tunai dengan total Rp 55,6 juta.

Lomba Masjid Bersih sudah digelar sebanyak empat kali. Di mana setiap tahunnya mengambil tema yang berbeda-beda. Tahun pertama mengambil tema kebersihan, tahun kedua dengan tema sertifikasi wakaf, tahun ketiga bertema protokol kesehatan, dan tahun keempat ini mengambil tema manajemen masjid secara keseluruhan.

Melalui kegiatan ini diharapkan takmir-takmir masjid di Kota Kediri bisa saling belajar dan termotivasi untuk membuat masjid di Kota Kediri menjadi lebih baik. “Saya bersyukur karena ini kolaborasi yang sangat baik sekali antara Bagian Kesra dan DMI Kota Kediri," ungkap Mas Abu, sapaan wali kota.

Diharapkan kegiatan ini bisa berlanjut dan memberikan motivasi untuk masjid-masjid serta mushala yang masih kurang tertata untuk lebih baik. Bisa juga melakukan studi banding kepada para pemenang agar tahu bagaimana manajemen masjid yang baik.

Mas Abu menekankan saat ini ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama-sama, yakni memakmurkan masjid dan keterlibatan generasi muda. Takmir harus terus melibatkan generasi muda, agar terbiasa dan cinta dengan nuansa Islam.

Di mana nantinya generasi muda harus siap melanjutkan estafet perjuangan syiar Islam. Generasi muda memiliki banyak ide yang bagus.

“Saya selalu sampaikan bahwa generasi di Kota Kediri harus soleh, solehah dan hebat. Sekarang sudah globalisasi. Kita harus berikan media terbaik yang menurut saya sampai saat ini media terbaik itu adalah di masjid,” ungkapnya. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved