Breaking News:

Berita Gresik

Pemkab Gresik Manfaatkan Dana CSR untuk beli Ekskavator Kebut Pengerukan Kali Lamong

dana Corporate System Responsibility (CSR) untuk membeli alat berat atau ekskavator. Tujuannya, agar pengerukan di Kali Lamong

Penulis: Willy Abraham | Editor: Rudy Hartono
Kecamatan Cerme
Alat berat sedang mengeruk Kali Lamong di wilayah Cerme, Kabupaten Gresik. 

SURYA.co.id | GRESIK - Kini, dana Corporate System Responsibility (CSR) untuk membeli alat berat atau ekskavator. Tujuannya, agar pengerukan di Kali Lamong terus berjalan sekalipun masuk musim kemarau.

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Endoong Wahyukuntjoro. Saat ini pengerukan Kali Lamong terus berjalan. Pengerukan telah mendapatkan izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.

Karena keperluan pengerukan sudah sangat darurat. Sedimentasi Kali Lamong sudah cukup tinggi, mengalami pendangkalan hingga menjadi penyebab banjir luapan Kali Lamong di Gresik yang terjadi setiap tahunnya.

Ekskavator yang dikerahkan saat ini sebenarnya memadai. Namun jika jumlahnya ditambah akan mempercepat pengerukan Kali Lamong.

Nah, selama ini kata Endoong, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dengan BBWS dan paguyuban perusahaan untuk melakukan pengerukan. Alhasil, pengerukan di wilayah Kecamatan Cerme, tepatnya di Desa Morowudi dilakukan oleh paguyuban pengusaha Cerme. Sehingga Pemkab Gresik bisa melakukan pengerukan di sejumlah titik sungai yang memiliki panjang 64 kilometer di Gresik.

"Ada CSR dari salah satu Bank untuk membeli ekskavator long boom senilai Rp1,9 miliar," ucapnya, Selasa (30/11/2021).

Tahun depan, Pemkab Gresik juga kembali membeli alat berat. Tujuannya, agar saat memasuki musim kemarau pengerukan terus berlangsung. "Tahun depan dengan kekuatan APBD kita beli dua alat ekskavator," ucapnya lagi.

Total ada titik-titik pengerukan Kali Lamong di setiap kecamatan. Di Kecamatan Balongpanggang pengerukan di Desa Wotansari.

Di Kecamatan Benjeng titik pengerukan Kali Lamong yang melintasi Desa lundo, Sedapurklagen, Deliksumber, Bulangkulon, Munggugianti, dan Bengkelo lor.

Di Kecamatan Cerme berada di Desa Morowudi, dan Iker-iker Geger. Nah, di wilayah Cerme juga dilakukan di anak Kali Lamong.

Camat Cerme, Suyono mengatakan, pengerukan dilakukan di anak Kali Lamong yang berada di perbatasan Desa Cerme Kidul dan Cerme Lor. Pengerukan dilakukan oleh paguyuban pengusaha Cerme.

"Selama ini mengalami sedimentasi, pendangkalan biasanya mengakibatkan beberapa rumah tergenang saat banjir," ucapnya.

Saat ini pembangunan tanggul parapet di Jono dan Tambakberas Kecamatan Cerme dibangun memanjang. Ketinggian tanggul mencapai 4,8 meter.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved