Breaking News:

Berita Nganjuk

Dapat Pelatihan dari Polda Jatim, Warga Nganjuk Diharapkan Bisa Bertindak Tepat saat Terjadi Bencana

"Seperti cara menolong korban, memberikan sinyal darurat, dan upaya lain yang justru memperparah dampak bencana," ujar Erwin.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim memberikan sambutan dalam pelatihan tanggap bencana di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan Nganjuk, Selasa (30/11/2021). 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Bidokkes Polda Jatim kembali menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana terhadap warga desa di Kabupaten Nganjuk. Hal itu dilakukan dalam upaya meminimalisir dampak bencana, mengingat wilayah Kabupaten Nganjuk berpotensi terjadi bencana alam, khususnya di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol dr Erwin Zainul Hakim mengatakan, dengan pelatihan tanggap bencana tersebut, masyarakat tidak hanya menjadi obyek semata. Namun bisa menjadi subyek dengan cara memberikan pertolongan pertama kepada korban saat terjadi bencana.

"Ini cukup penting dan bisa dilakukan oleh warga bila di wilayahnya terjadi bencana,' kata Erwin dalam Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana di Desa Bareng, Selasa (30/11/2021).

Dijelaskan Erwin, dalam pelatihan tersebut para peserta atau warga diberi pemahaman untuk bisa mengambil langkah yang tepat saat terjadi bencana. Dengan demikian, diharapkan tidak terjadi kesalahan prosedur dalam mengambil tindakan.

"Seperti cara menolong korban, memberikan sinyal darurat, dan upaya lain yang justru memperparah dampak bencana," ujar Erwin.

Selain itu, dalam pelatihan juga diberikan dasar-dasar Disaster Victim Identification (DVI) dan Pelatihan evakuasi dan PPGD. Dan kegiatan ini sekaligus menjadi pilot project dari pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA).

“Dengan pelatihan ini kita berharap segenap unsur masyarakat bisa mengerti dan memahami harus berbuat bagaimana bila terjadi bencana alam,” tandas Erwin.

Sementara Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang mengatakan, pihaknya mendukung pelatihan dalam upaya meningkatkan kemampuan anggota Polres Nganjuk dalam penanganan bencana. Kondisi geografis Nganjuk yang berkontur dataran tinggi dan lembah tentu harus diantisipasi dalam kondisi cuaca ekstrem yang akan datang.

"Dan ini sejalan dengan program yang kami canangkan yakni “Program Polisi Belajar”. Karenanya kami berharap personel Polres Nganjuk yang ikut dalam pelatihan supaya memperhatikan betul instruksi yang diberikan oleh narasumber,” tutur Boy. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved