Breaking News:

Virus Corona Surabaya

Update Virus Corona di Surabaya 29 November: Covid-19 Naik 6 dan Aturan Wisata Saat PPKM Level 3

Berikut Update Virus Corona di Surabaya hari ini, Senin (29/11/2021), serta aturan tempat wisata selama PPKM Level 3.

Twitter Pemprov Jatim
Update Virus Corona di Surabaya 29 November 2021. 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah

SURYA.co.id - Berikut Update Virus Corona di Surabaya hari ini, Senin (29/11/2021), serta aturan tempat wisata selama PPKM Level 3.

Melansir dari Twitter Pemprov Jatim, kasus virus corona di Kota Surabaya masih mengalami kenaikan.

Hari ini bertambah 6 kasus Covid-19.

Sedangkan pasien sembuh juga bertambah sebanyak 7 pasien.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni memastikan, bahwa ASN di lingkungan Pemprov Jatim dilarang mengambil cuti selama masa periode libut Natal dan tahun baru (Nataru).

Berikut ulasan selengkapnya.

Update Virus di Surabaya:

  • Konfirmasi : 66950 (+6)
  • Aktif : 10 (-1)
  • Sembuh : 64385 (+7)
  • Meninggal : 2555

Update Virus Corona di Jatim:

  • Konfirmasi : 399359
  • Suspek : 10.620
  • Probable : 907

Aturan Tempat Wisata Saat PPKM Level 3

Ketentuan PPKM Level 3 diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.

Ketentuan tersebut berlaku selama periode Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022 (Nataru) yaitu mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai dengan tanggal 2 Januari 2022.

Pemerintah melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Berikut aturan tempat wisata saat PPKM Level 3:

  • pemerintah mengidentifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan di setiap kabupaten/kota agar memiliki protokol kesehatan yang baik;
  • menerapkan pengaturan ganjil genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas;
  • tetap menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan);
  • menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori kuning dan hijau yang diperkenankan masuk;
  • memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak;
  • membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 50 persen dari kapasitas total;
  • melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka/tertutup;
  • mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara massif;
  • membatasi kegiatan seni budaya dan tradisi baik keagamaan maupun non-keagamaan yang biasa dilakukan sebelum pandemi Covid-19.

Untuk ketentuan selengkapnya bisa diakses di laman ini: Inmendagri 62/2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved