Breaking News:

Transaksi INAPRO EXPO 2021 Capai Rp 1,1 Miliar, Bukti Ekonomi Jatim Bangkit

Perhelatan pameran INAPRO EXPO 2021 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,1 miliar.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Rudy Hartono
ist Kadin Surabaya
Penutupan pameran INAPRO EXPO yang digelar di Grand City Convex, Minggu (28/11/2021) dengan mencatatkan transaksi hingga Rp 1,1 miliar selama berlangsung empat hari. 

SURYA.co.id | SURABAYA,  - Perhelatan pameran INAPRO EXPO 2021 yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,1 miliar.

Capaian kegiatan yang digelar mulai Kamis (25/11/2021) hingga Minggu (28/11/2021) itu lebih tinggi dibandingkan INAPRO EXPO 2020 lalu yang mencapai Rp973,3 juta.

"Keberhasilan tersebut menjadi indikator pemulihan dan  kebangkitan ekonomi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia," kata M Ali Affandi.  Ketua Umum Kadin Surabaya, saat penutupan INAPRO EXPO 2021 di Grand City Surabaya, Minggu (28/11/2021) malam.

Pameran dengan mengambil tema "Lokal product to global market"  tersebut, memang didedikasikan untuk mengangkat produk lokal UMKM ke kancah internasional.

Pameran didukung berbagai asosiasi di Jawa Timur yang terdiri dari Organisasi Peringkat Daerah (OPD) pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur, BUMN/BUMD, asosiasi, serta pelaku usaha, dengan total pengunjung 6.023 orang, selama pameran berlangsung serta menampilkan berbagai produk unggulan kreasi dalam negeri, fashion show, line dance, webinar, dan acara menarik lainnya.

Lebih lanjut Andi, panggilan akrab Ali Affandi, mengungkapkan bahwa seperti yang telah diungkapkan Gubernur Khofifah bahwa kontribusi ekonomi Jatim terhadap ekonomi pulau Jawa mencapai 25,32 persen.

"Tetapi realisasi ekspor Jatim ke luar negeri selalu dibawah nilai impor, alias defisit. Tentunya perlu ditingkatkan dalam berbagai sektor perdagangan dengan menggelar misi dagang ke seluruh  provinsi dan menstimulus masyarakat untuk meningkatkan konsumsi dalam negeri," papar Andi.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kadin Jatim berkolaborasi dengan kabupaten kota di seluruh Jatim telah berupaya menyiapkan tutor, asesor yang bersertifikat dan mencoba ikhtiar mengangkat lokal produk to global market.

"Dengan upaya ini, insyaallah Indonesia tidak lagi menjadi market tetapi menjadi produsen yang kuat dan tentunya bisa meningkatkan ekonomi Jatim dan indonesia," lanjut Andi.

Harapannya semua INAPRO EXPO 2021 menjadi pendorong UMKM  menjadi lebih kuat dan bisa memenangkan pasar global.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved