Breaking News:

Berita Gresik

Kondisi Zada Talitha Membaik, Zada Korban Penganiayaan Ayah Kandung di Gresik

Kondisi Zada Talitha yang dianiaya ayah kandungnya dengan elpiji dan gunting mulai membaik. Lukanya telah ditangani dokter RSUD Ibnu Sina

Penulis: Willy Abraham | Editor: Rudy Hartono
SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Lokasi kejadian suami bunuh istri dan aniaya anak Zada Talitha di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Rabu (24/11/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Kondisi Zada Talitha yang dianiaya ayah kandungnya dengan elpiji dan gunting mulai membaik. Luka yang berada di tubuhnya telah ditangani dokter RSUD Ibnu Sina.

Plt Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik, dr Sony Hamzah mengatakan kondisi wanita berusia 25 tahun itu mulai membaik. Warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo saat ini di rawat di ruang Dahlia, RSUD Ibnu Gresik.

"Pasien kondisi stabil, hanya perawatan dan pembersihan luka2nya. Besok rencana mau operasi jari tangan ke-2 yang fraktur (patah)," ucap Sony, Senin (29/11/2021).

Sebelumnya, pada Kamis (25/11/2021) lalu, sudah menjalani operasi pemasangan plat dibagian rahang.

Saat pertama kali ditemukan pertamankali, kondisi Zada memprihatinkan. Ia mengalami luka cukup parah di tangan kanan dan kiri. Kakinya diperban dan kepalanya penuh luka tusuk.

Diduga kuat, anak kedua pasangan almarhum Joko Sumarsono dan Triyana dianiaya menggunakan tabung elpiji 3 kilogram sebelum mengalami luka tusuk dengan sebuah gunting pada Rabu (24/11/2021) lalu.

Zada ditemukan tergolek lemas bercucuran darah di rumahnya. Tidak jauh dengan kondisi sang ibu Triyana yang ditemukan tewas di kamar. Kondisi jasad guru TK itu penuh luka di bagian kepala, dia terbaring di atas kasur. Selimut, sprei dan sarung bantal berlumuran darah.

Saat itu, Zada langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina. Nyawanya tertolong, namun harus menjalani perawatan.

Triyana telah dimakamkan di pemakaman Desa Bambe pada Rabu (23/11/2021) malam. Sedangkan terduga pelaku Joko Sumarsono mengakhiri pelariannya usai membunuh istri dan menganiaya anak.

Beberapa jam setelah meninggalkan rumah dengan kondisi istri tewas dan anak kritis, Joko melakukan aksi bunuh diri di wilayah Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Ia menabrakkan dirinya di perlintasan api.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved