Breaking News:

Berita Surabaya

Buruh Kembali Demo Tuntut Pembatalan UMK di Kota Surabaya, Hindari Dua Lokasi Ini

Buruh di Jawa Timur bakal kembali menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut pembatalan penetapan upah minimum

Foto Dokumentasi SURYA.co.id
Foto Ilustrasi demo buruh melintas di Jalan Basuki Rahmat Kota Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Buruh di Jawa Timur bakal kembali menggelar aksi demonstrasi untuk menuntut pembatalan penetapan upah minimum baik di tingkat kota/kabupaten maupun propinsi.

Kali ini, buruh bakal memenuhi dua titik yakni di Gedung Negara Grahadi dan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur di jalan Dukuh Menanggal Surabaya, Senin (29/11/2021).

Nuruddin Hidayat, sekretaris FSPMI kota Surabaya memastikan seluruh elemen organisasi buruh sepakat melawan kebijakan penetapan upah minimum di tahun 2022 nanti.

Menurutnya, penetapan tersebut tidak berdasar hukum, lantaran UU Cipta Kerja telah diputuskan inkonstitusional bersyarakat oleh Mahakah Konstitusi pada 25 November lalu.

Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Bangunan Ponpes di Kabupaten Sampang, Satu Santri Terluka

"Jalankan Putusan MK no. 91/PUU-XVIII/2020 dengan jujur dan berbesar hati. Pertimbangan hukum keputusan MK pada poin 3.20.5, halaman 414 menyebutkan Bahwa untuk menghindari dampak yang lebih besar terhadap pemberlakuan UU 11/2020 selama tenggang waktu 2 (dua) tahun," sebut Nuruddin, Senin (29/11/2021).

"Selain itu Mahkamah juga menyatakan pelaksanaan UU 11/2020 yang berkaitan hal-hal yang bersifat strategis dan berdampak luas agar ditangguhkan terlebih dahulu, termasuk tidak dibenarkannya membentuk peraturan pelaksana baru serta tidak dibenarkan pula penyelenggara negara melakukan pengambilan kebijakan strategis yang dapat berdampak luas dengan mendasarkan pada norma UU 11/2020," imbuhnya.

Menurut Nuruddin, jika tidak ada jalan keluar terkait pembatalan penetapan upah minimun tahun 2022 ini, besok buruh akan lebih banyak turun ke jalan.

"Kami hormati proses audiensi. Namun jika hasilnya tidak optimal maka kami akan terjunkan 50 ribu massa dari Jawa Timur untuk gelar aksi demonstrasi kembali besok," tandasnya.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved