Breaking News:

Berita Surabaya

Psikolog: Pentingnya Edukasi Tumbuh Kembang Anak di Masa New Normal

Sejumlah ibu-ibu mengeluhkan kurangnya sosialisasi bagi buah hati mereka di tengah masa new normal.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Psikolog Anak, Elisabeth Santoso saat memaparkan materi Pentingnya Edukasi Tumbuh Kembang Anak di Masa New Normal yang digelar oleh Klaska Residence bersama Kupompong, di lobi Klaska Residence, Wonokromo, Surabaya, Sabtu (27/11/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama hampir dua tahun, ternyata menimbulkan permasalahan bagi anak-anak. Selain terpaksa mengikuti pembelajaran daring, sejumlah ibu-ibu mengeluhkan kurangnya sosialisasi bagi buah hati mereka di tengah masa new normal.

Hal tersebut diutarakan dalam acara talkshow Parentips tentang Pertumbuhan Anak di Era New Normal yang digelar oleh Klaska Residence bersama Kupompong di lobi Klaska Residence, Wonokromo, Surabaya, Sabtu (27/11/2021) sore.

Psikolog Anak, Elisabeth Santoso menerangkan, secara umum anak memerlukan waktu yang berkualitas dari orang tua dan tidak bergantung kepada seberapa sering orang tua bersama anak.

"Melainkan ketika orang tua bersama anak, apa saja yang dilakukan. Anak perlu memiliki jadwal yang rutin supaya bisa ketemu orang tua, saling cerita, bermain dan berkomunikasi. Sehingga pada masa pandemi, di mana anak mungkin dilanda stres, mereka lebih bisa mempunyai penanganan emosi yang lebih baik ketika sharing dengan orang tua," ujarnya.

Menurut Elisabeth, sebenarnya perbedaan cara mendidik anak antara orang tua dengan mertua menjadi tantangan. Karena salah satu kebudayaan di Indonesia. Ketika sudah nikah, tidak terpisah dari keluarga dan tetap ada kebutuhan. Jadi pasti ada campur tangan dari orang tua," jelasnya.

"Menghadapi hal tersebut, solusinya adalah berkomunikasi yang baik dengan mertua. Selalu dikomunikasikan sebelum suatu masalah benar-benar terjadi. Misal waktu menitipkan anak dengan orang tua, kita perlu memberikan arahan dengan baik seperti kebutuhan dan kegiatan anak," lanjutnya.

Disinggung soal penghargaan kepada anak, Elisabeth menyebut, penting untuk memacu anak melakukan sesuatu dengan lebih baik. Hanya saja bukan dalam bentuk mainan atau hadiah. Bisa memberikan pujian kepada anak melalui perkataan supaya bangga terhadap dirinya dan merasa disayang.

"Kita hidup di tantangan yang berbeda cara mendidik anak zaman dulu dan sekarang. Dulu orang tua hidup di zaman harus berjuang secara fisik demi memajukan anak dan perekonomian. Kalau sekarang fasilitas lengkap tersedia lebih bagus, maka tantangannya kebanyakan di mental. Bagaimana mempunyai mental yang baik," paparnya.

"Stres di luar rumah pasti semua anak menghadapinya. Tapi di dalam rumah membekali anak-anak dengan tidak memanjakannya. Bisa memberikan porsi aktivitas tanpa dibantu dengan orang tua. Sebisa mungkin yang sudah menjadi tugas oleh anak maka dilakukan oleh mereka sendiri agar tidak kaget dan punya peran di luar," tuntasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved