Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Usulkan Tiga Besaran UMK 2022 ke Pemprov Jatim, Ini Rinciannya

Pada akhirnya, Pemprov Jatim yang akan memutuskan, menyetujui, atau tidak usulan tersebut.

Foto Istimewa Humas Pemkot Surabaya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu dengan buruh hingga pengusaha, Jumat (26/11/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemkot Surabaya bertemu dengan Dewan Pengupahan, Jumat (26/11/2021) malam.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri serikat buruh dan pengusaha ini, Pemkot bersepakat akan mengusulkan tiga besaran rancangan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022 kepada Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jatim.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa ada sejumlah usulan dalam pertemuan ini.

Misalnya, dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), angka usulan yang muncul sebesar Rp 4,3 juta sekian.

Sedangkan usulan dari buruh diklasifikasikan dalam tiga kategori.

Yakni, Rp 4,3 juta sekian untuk perusahaan lokal, Rp 4,6 juta sekian untuk perusahaan yang go publik, dan Rp 4,7 sekian untuk perusahaan internasional.

"Usulannya berbeda-beda," kata Cak Eri.

Menyikapi hal ini, Pemkot menerima usulan tersebut.

Selanjutnya, pihaknya segera menyampaikan kepada Pemprov Jatim.

Pada akhirnya, Pemprov Jatim yang akan memutuskan, menyetujui, atau tidak usulan tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved