Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Misteri Nasi Goreng di Rumah Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Danu Pernah Ngaku Batal Beli Nasgor

Sebuah misteri nasi goreng di meja makan di rumah terjadinya pembunuhan ibu dan anak di Subang menggugah penyidik untuk menanyakan pada Yosef Hidayah.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Korban Amalia Mustika Ratu dan saksi kunci Muhammad Ramdanu alias Danu. Ada misteri nasi goreng di atas meja di rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Subang. 

SURYA.co.id - Sebuah misteri nasi goreng di meja makan di rumah terjadinya pembunuhan ibu dan anak di Subang menggugah penyidik untuk menanyakan kepada Yosef Hidayah.

Yosef merupakan salah satu saksi kunci kasus Subang yang terjadi antara tanggal 17-18 Agustus 2021 lalu. 

Nasi goreng itu pula ditanyakan penyidik kepada ayah korban Amalia Mustika Ratu dan suami dari Tuti Suhartini itu.

Pertanyaan tersebut disampaikan penyidik saat memeriksa Yosef di Polda Jabar untuk pertama kalinya.

Pemeriksaan tersebut menjadi ke-16 kalinya dilakukan polisi sejak kasus pembunuhan di Subang itu mencuat.

Bukan hanya nasi goreng, Yosef juga ditanya mengenai asbak di rumah yang hanya dihuni Tuti dan Amalia itu.

Di waktu yang sama, keponakan Tuti, Muhammad Ramdanu alias Danu beserta Yoris Raja Amanullah turut diperiksa penyidik Polda Jabar. 

Pada pemeriksaan kali ini, Danu ditanya mengenai puntung rokok yang ada di rumah Tuti.

Tak lama ini, Danu sempat memberikan pengakuan batal membeli nasi goreng alias nasgor di dekat rumah Tuti sekitar pukul 03.00 WIB.

Belakangan, Danu menarik pernyataannya itu karena berbeda dengan yang disampaikan kepada penyidik sebelumnya. Yakni, Danu mengaku di rumah main game.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved