Breaking News:

Berita Malang Raya

Usulan Kenaikan UMK Tahun 2022 di Kota Malang Sebesar Rp 23.000

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, usulan nominal UMK 2022 di Kota Malang itu sudah sesuai mekanisme yang ada.

surya.co.id/rifky edgar
Wali Kota Malang Sutiaji 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pemerintah Kota Malang telah mengajukan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebesar Rp 23.000.

Besaran nominal ini berdasarkan usulan dari dewan pengupahan sesuai melakukan rapat belum lama ini dengan Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP).

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, usulan nominal UMK 2022 di Kota Malang itu sudah sesuai mekanisme yang ada.

Dia juga menyampaikan, bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk menetapkan, sebab Pemprov Jawa Timur yang berhak memutuskan.

"Di sini Pemkot Malang sebatas mengusulkan angka atau nominal rekomendasi usulan untuk diajukan beserta penjelasan atau rasionalisasinya." ujar Sutiaji, Kamis (25/11) kemarin.

Meski demikian, Sutiaji mengaku lupa saat dimintai keterangan terkait besaran dari pengajuan kenaikan UMK di Kota Malang.

Dia tetap menegaskan, pemerintah daerah tidak memiliki andil dalam memutuskan.

"Kami usulkan itu sesuai dengan pengajuan Dewan Pengupahan. Kami ajukan saja, tapi nanti yang menentukan provinsi," terangnya.

Dengan adanya pengajuan tersebut dan jika nantinya disetujui oleh Pemprov Jawa Timur, maka UMK Kota Malang di tahun 2022 bakal naik 0,79 persen atau menjadi Rp 2.994.144,22.

Sebelumnya angka UMK Kota Malang tahun 2021 ini sebesar Rp 2.970.502,00. (Rifky Edgar)

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved