Breaking News:

Berita Tulungagung

Tunggu Program Presiden Jokowi, Akhirnya 30 Keluarga Terpencil Tulungagung Teraliri Listrik PLN

Namun selama ini ditolak oleh PLN dengan alasan lokasinya sangat jauh dan keluarga yang memanfaatkan hanya sedikit.

Penulis: David Yohanes | Editor: Deddy Humana
surya/david yohanes
Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo memukul gong tanda peresmian listrik desa di Dusun Sumber, Desa Tugu, Kecamatan Sendang, Jumat (26/11/2021). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Sebanyak 30 keluarga di Dusun Sumber, Desa Tugu, Kecamatan Sendang Tulungagung akhirnya bisa menikmati listrik dari PLN. Puluhan keluarga di dusun tersebut memang selama ini belum terjangkau aliran listrik secara resmi dari PLN.

Mereka mengakses listrik dengan cara menyambung dari rumah warga lain yang sudah dialiri listrik. “Selama ini warga ambil menyalur listrik justru dari Desa Punjul (Kecamatan Karangrejo). Karena lokasi dusun itu terpencil dan lebih dekat ke Punjul,” terang Kepala Desa Tugu, Parlan, Jumat (26/11/2021).

Menurut Parlan, sebenarnya usaha pengadaan listrik untuk desa ini sudah lama dilakukan. Namun selama ini ditolak oleh PLN dengan alasan lokasinya sangat jauh dan keluarga yang memanfaatkan hanya sedikit.

Warga pernah menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), namun mereka menilai PLTS tidak terlalu bermanfaat. “PLTS itu hanya untuk penerangan rumah. Tidak bisa untuk bekerja maupun menyalakan peralatan elektronik,” sambung Parlan.

Saat peralatan PLTS rusak, warga tidak memperbaikinya karena harganya terlampau mahal. Akhirnya mereka sepenuhnya mengandalkan aliran listrik jaringan kabel yang mereka salurkan dari Desa Punjul.

Sampai akhirnya Presiden Joko Widodo meluncurkan program Indonesia Terang. Parlan lalu menginisiasi dengan mengajukan proposal untuk Dusun Sumber. Proposal ini langsung diterima dan listrik akan disalurkan ke Dusun Sumber di tahun 2021.

Sayangnya tahun lalu terjadi pandemi Covid-19 sehingga program ini tertunda. “Akhirnya baru bisa dilaksanakan tahun ini. Kalau tidak ada pandemi, tahun lalu sudah dipasang,” tutur Parlan.

Dusun itu akhirnya bisa benderang setelah saluran listrik diresmikan, Jumat (26/11/2021). Dan warga membayar Rp 926.000 dan mendapatkan listrik dengan daya 900 Watt.

Parlan mengaku, listrik ini akan memberi manfaat besar bagi warganya di Dusun Sumber. “Di sana selain petani, ada juga tukang. Mereka butuh listrik untuk mengoperasikan peralatannya,” pungkasnya.

Dusun Sumber berada jauh terpisah dari wilayah Desa Tugu. Selain itu lokasinya di daerah pegunungan dan dipisahkan hutan. Selain itu anak-anak muda dusun itu memilih pindah tempat tinggal, salah satunya karena ketiadaan aliran listrik.

Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan bahwa listrik adalah kebutuhan pokok warga yang harus dipenuhi. Sebab di era sekarang setiap aktivitas manusia tidak bisa dilepaskan dari daya listrik.

Masuknya listrik di Dusun Sumber akan meningkatkan taraf hidup warga. “Pemasangan sambungan listrik ini bukti pemerintah hadir di tengah masyarakat,” ujar Gatut. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved