Breaking News:

Berita Surabaya

Trik Calo ASN Pemkot Surabaya Tipu 9 Korban, Umbar Foto Bareng Kepala BKD dan Minta Setoran Rp 1,3 M

Seorang pegawai inisial TR diduga jadi calo ASN Pemkot Surabaya dan minta setoran kepada 9 korban masing-masing Rp 150 juta atau total Rp 1,35 miliar.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Iksan Fauzi
Foto Istimewa Humas Pemkab Gresik
Ilustrasi ASN 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang pegawai berinisial TR diduga sebagai calo ASN Pemkot Surabaya dan minta uang setoran kepada 9 korban masing-masing Rp 150 juta atau total Rp 1,35 miliar.

Untuk meyakinkan para korbannya, TR menunjukkan foto kebersamaannya dengan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkot Surabaya

Foto itu hanya digunakan untuk menunjukkan, bahwa terduga pelaku dekat dengan Kepala BKD tersebut.

Tak sampai di situ, setelah setor uang, kesembilan korban tersebut diminta kerja secara work from home (WFH) dengan alasan kondisi masih pandemi Covid-19.

Siasat terus dilakukan TR kepada para korban. Agar seolah-olah para korbannya sudah diterima sebagai pegawai Pemkot Surabaya, TR mentransfer gaji para korban sebesar Rp 4,7 juta per bulan.

Namun, pengiriman uang itu hanya berlangsung selama tiga bulan, yakni bulan Agustus hingga Oktober 2021. Setelahnya, TR tidak mentransfer lagi.

Hal itu diungkapkan oleh salah satu korban, Edo Edward (53). Ia bersama 8 korban lainnya melaporkan TR ke Polrestabes Surabaya.

Menurut pengakuan Edo, TR memberikan tawaran kepad apara korban agar bisa menjadi ASN meski memasuki usia pensiun.

Edo bahkan mengajak istrinya untuk ikut dalam tawaran TR, hingga berkorban sebuah rumah yang terpaksa dijual untuk mengikuti tawaran pelaku.

Edo yang curiga, kemudian mendatangi balai kota Surabaya untuk memastikan kebenaran status kepegawaiannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved