Breaking News:

Berita Blitar

Sedetik Hadapi Maut, Warga Malang Selamat Terseret Jas Hujan Yang Nyangkut di Motornya Sendiri

Warga Kelurahan Cemoro Kandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang itu mengendarai motor Vario nopol N 5524 EAB.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Deddy Humana
surya/imam taufiq
Miftahul Choiri dievakuasi ke RS Wafa di Kecamatan Selorejo Blitar, Jumat (26/11/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Maut memang selalu dekat, tetapi kalau belum waktunya maka tidak akan menyapa manusia. Pengendara motor asal Malang, Miftakhul Choiri (28), juga mengalami kejadian yang sangat dekat dengan maut saat nyaris ditabrak sebuah truk boks, Jumat (26/11/2021), namun ia malah selamat berkat jas hujan yang dipakainya.

Warga Kelurahan Cemoro Kandang, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang itu mengendarai motor Vario nopol N 5524 EAB. Dan ia terjatuh ketika mencoba mendahului sebuah truk di Dusun Kalilegi, Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

Dan di saat bersamaan melaju dari arah berlawanan, sebuah truk boks nopol N 8895 AB yang dikemudikan Rizky (23), warga Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang.

Miftakhul yang sudah terhuyung ke kanan, hampir dipastikan menjadi korban karena jarak truk boks itu sudah sangat dekat. Tetapi takdir memang di tangan Yang Kuasa, karena sedetik sebelum benturan, mendadak tubuh korban terpelanting dan terseret bersama motornya ke arah kiri.

"Ternyata tubuhnya terseret jas hujan yang dipakainya sendiri, karena saat terjatuh itu has hujan tersangkut sepeda motor yang dikendarainya," tutur seorang warga di jalur Blitar-Malang itu.

Korban pun terjatuh bergulingan di jalan raya yang masih basah di bawah guyuran hujan deras itu. Ia mengalami luka cukup parah karena tangannya sempat tersenggol ban truk boks yang melaju dari arah berlawanan.

Meski begitu, korban selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wafa, Kecamatan Selorejo. "Kami masih menyelidiki kecelakaan itu, untuk sementara kami berkonsentrasi pada penyelamatan korban agar segera di tangani tim medis," kata Edi Sumartono Kapolsek Selorejo.

Untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu, lanjut Edi, petugas lalu lintas masih melakukan olah TKP. Tujuannya untuk diketahui siapa yang menjadi penyebab kecelakaan itu.

Menurut Edi, kecelakaan itu terjadi bersamaan hujan yang turun sejak pagi hingga siang atau pukul 13.30 WIB. Kecelakaan itu terjadi ketika korban melaju dari arah Barat (Kota Blitar) dengan mengendarai motor.

"Belum diketahui korban dari mana namun ia melaju dari arah Kota Blitar sendirian dan sepertinya dalam perjalanan pulang ke Malang,"ujar Edi.

Sesampai di TKP atau jalan raya Malang-Blitar, korban hendak mendahului dump truck yang tidak diketahui nopolnya, di jalan yang menikung ke kiri di depan Masjid Asmaul Husna.

Mungkin karena pandangannya tertutup cipratan air dari truk yang disalipnya, ia tidak mengantisipasi ada sebuah truk boks yang datang dari arah berlawanan.

Truk boks itu mendadak muncul di depan korban. Akibatnya korban diduga panik sehingga laju motornya oleng namun sedetik itu ia malah terseret ke kiri oleh jas hujannya yang tersangkut di motornya.

"Bisa dibilang korban beruntung karena logikanya ia akan jatuh ke kanan. Dan kalau itu terjadi maka ia bisa ditabrak truk boks itu. Namun korban terjatuh ke kiri bersamaan jatuhnya sepeda motor yang dikendarai karena jas hujannya menyangkut di motornya," pungkas warga setempat yang ikut mengevakuasi korban. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved