Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Lakukan Surveilans dan Edukasi kepada Masyarakat, Arumi Bachsin Kampanyekan Tisagaluh

TP PKK Jatim telah ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan melakukan surveilans dan mengedukasi masyarakat.

Editor: Cak Sur
Humas Pemprov Jatim
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan, Kamis (25/11/2021) siang. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada ibu ketua umum atas bantuan kepada masyarakat Jawa Timur yang terdampak covid-19, ini merupakan bentuk perhatian Ibu terhadap kami di Jawa Timur," tuturnya.

Di sisi lain, Arumi menjelaskan, selain upaya pencegahan Covid-19 di Jawa Timur, ada tugas TP PKK yang tidak boleh dilupakan yaitu berupaya dalam penurunan angka stunting.

Di lndonesia, angka prevalensi stunting masih cenderung tinggi, dan hal ini juga masih menjadi perhatian serius di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data SSGBI 2019 prevalensi stunting nasional yaitu 27,67 persen.

Sementara angka prevalensi stunting Jawa Timur ada diurutan ke-5 terbesar di Indonesia yaitu 26,9 persen, setelah Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Sumatera Selatan dan Jawa Tengah.

"Program yang tidak boleh dilupakan dalam masa pandemi ini adalah program percepatan penurunan stunting. TP PKK Provinsi Jawa Timur selalu mendukung pemerintah dalam percepatan penurunan stunting," tegasnya.

Arumi mengungkapkan, dukungan tersebut dilakukan dengan beberapa cara. Antara lain pemenuhan pelayanan kesehatan dasar di posyandu, pemenuhan gizi melalui peningkatan pemberian makanan tambahan dan Gerakan Makan ikan atau biasa dikenal dengan "Gemarikan".

Lalu, lanjut Arumi, melalui peningkatan Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDi).

Arumi menambahkan, dukungan tersebut juga dilakukan dengan melaksanakan program Sekolah Orang Tua. Program sekolah orang tua adalah program untuk menyiapkan dan memberikan informasi kepada para orang tua khususnya ibu-ibu muda untuk lebih siap menjadi seorang ibu.

Arumi berharap, progam Sekolah Orang Tua bisa membantu para ibu untuk memberikan informasi bagaimana cara merawat yang baik, sehingga bisa menurunkan angka stunting.

"Insya Allah akan kami copy paste di kabupaten dan kota lain di Jawa Timur. Program Sekolah Orang Tua ini untuk memastikan orang tua orang tua sudah siap menjadi orang tua," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved