Breaking News:

Berita Surabaya

Ketua DPRD Kota Surabaya : Sebaiknya Tak Keluar Kota saat Libur Natal dan Tahun Baru

Selain mengurangi kerumunan, pemerintah juga akan memberlakukan PPKM level 3 saat libur Nataru.

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Petugas gabungan berjaga di pintu masuk Kota Surabaya, tepatnya di bundaran Waru pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hari pertama, Senin (11/1/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono berharap warga Kota Surabaya tidak keluar kota saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) akhir Desember.

Selain mengurangi kerumunan, pemerintah juga akan memberlakukan PPKM level 3 kembali saat libur Nataru

"Saya setuju dengan kebijakan pemerintah pusat memberlakukan PPKM itu. Jadi warga Kota Surabaya diharapkan tidak bepergian keluar kota untuk mencegah terjadinya kontaminasi potensi covid-19," kata Adi, Jumat (26/11/2021).

Pemerintah berencana menerapkan kembali pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 Jawa-Bali. DPRD Surabaya pun mendukung kebijakan tersebut.

Pemberlakuan PPKM itu berlaku mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Tujuannya untuk mencegah penyebaran virus corona saat libur panjang Nataru.

Ketua DPRD Surabaya Adi setuju dengan kebijakan pemerintah tersebut.

Baca juga: 22 Asosiasi Klub se-Jatim Ikuti Kediri Futsal Turnamen U-21

Alumnus FISIP Unair itu mengaku telah berkomunikasi dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk mendukung kebijakan pemerintahan pusat tersebut.

Ketua DPRD asli Blitar itu juga akan mengeluarkan kebijakan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19.

Misalnya makin mengaktifkan Satgas covid-19 Surabaya dan melakukan pembatasan-pembatasan.

Mantan jurnalis ini berharap penetapan PPKM level 3 bisa menyelamatkan masyarakat.

Dia melihat masyarakat saat ini sedang antusias 'merayakan' ppkm level 1.

"Saya melihat sektor wisata kembali menggeliat. Destinasi banyak yang dibuka. Begitu juga aktivitas pendidikan akan dibuka penuh. Mari kesehatan dipulihkan, ekonomi ditumbuhkan," kata Adi.

BACA BERITA SURABAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved